Hadirkan Akses Pendidikan dan Energi Berkelanjutan, Melalui Program TJSL
PROGRAM TJSL: PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel saat menggelar kegiatan bertajuk Cahaya Anak Negri di SD Muhammadiyah 4 Filial Desa Saluran, Banyuasin. -FOTO: PERTAMINA FOR SUMEKS-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menggelar program bertajuk Cahaya Anak Negeri di SD Muhammadiyah 4 Filial, Desa Saluran, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina berupaya menjawab tantangan keterbatasan akses listrik, air bersih, dan sarana pendidikan di wilayah 3 T (terdepan, terluar, tertinggal) di pinggiran Kota Palembang.
Dua program utama dihadirkan dalam kegiatan ini Penerapan Teknologi Pengairan Tepat Guna dan Edukasi Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Bintang, pelajar SD Muhammadiyah 4 Filial antusias atas kunjungan Pertamina. "Terima kasih kakak dari Pertamina. Kami jadi belajar hal baru, dan kegiatan hari ini sangat menyenangkan dan bermanfaat,” ucapnya penuh semangat.
Program Cahaya Anak Negeri menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat perannya sebagai mitra strategis masyarakat menuju masa depan yang lebih baik. Diharapkan, inisiatif ini berdampak positif seperti peningkatan akses air bersih, edukasi lingkungan yang lebih kuat, dan tersedianya fasilitas pendidikan yang memadai.
BACA JUGA:Antrean Solar Subsidi di Baturaja Masih Panjang, Pertamina Pastikan Suplai BBM Aman
Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata dukungan Pertamina bagi masyarakat di wilayah 3T.
“Program Cahaya Anak Negeri tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas), ke-6 (Air Bersih dan Sanitasi), ke-7 (Energi Bersih dan Terjangkau), dan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kami berharap, kegiatan ini bisa menciptakan perubahan yang berdampak positif dan berkelanjutan,” tutup Nikho.
