Catatkan Progres Keseluruhan 86,043 Persen
EKSPOSE: Pelaksanaan ekspose pembangunan SUTT 150 kV Sarolangun-Muara Rupit antara PLN UIP Sumbagsel bersama Kejaksaan Tinggi Jambi. FOTO: PLN FOR SUMEKS--
JAMBI, SUMATERAEKSPRES.ID - PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel menggelar ekspose pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sarolangun-Muara Rupit bersama Kejaksaan Tinggi Jambi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat koordinasi dan sinergi kelembagaan untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan bagi masyarakat.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:Listrik Andal hingga Pelosok Desa, Puluhan Ribu Pelanggan MEP Resmi Beralih ke PLN
Ekspose dihadiri Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jambi, Dr Ika Mauluddhina SH MH beserta jajaran., dan Asisten Manajer Pertanahan dan RoW PLN UIP Sumbagsel, Mustadirin bersama jajaran terkait.
Melalui kegiatan ini, PLN menyampaikan perkembangan pelaksanaan pembangunan SUTT 150 kV Sarolangun-Muara Rupit, termasuk progres pekerjaan, tantangan di lapangan, serta langkah koordinatif yang dilakukan dalam mendukung penyelesaian proyek secara tertib, akuntabel dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembangunan SUTT 150 kV Sarolangun-Muara Rupit merupakan infrastruktur ketenagalistrikan yang menghubungkan Gardu Induk 150 kV Sarolangun di Provinsi Jambi dengan Gardu Induk 150 kV Muara Rupit di Provinsi Sumatera Selatan.
Infrastruktur ini berperan penting dalam memperkuat sistem kelistrikan, khususnya untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Muara Rupit dan sekitarnya.
Pembangunan ini membentang sepanjang 50,4 kilometer dengan total 154 tower. Jalur transmisi tersebut melintasi 5 kecamatan dan 19 desa di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, serta Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan.
Hingga saat ini, pembangunan SUTT 150 kV Sarolangun-Muara Rupit mencatatkan progres keseluruhan sebesar 86,043 persen.
Dari total 154 tower, sebanyak 149 tapak telah bebas lahan, 145 titik pondasi telah selesai, 134 tower telah selesai erection, 138 span telah bebas RoW, dan 62 span telah selesai stringing.
Dalam ekspose tersebut, PLN juga menyampaikan sejumlah dinamika di lapangan, khususnya terkait penyelesaian lahan dan ruang bebas atau Right of Way (RoW).
Penyelesaian aspek pertanahan dilakukan dengan mengedepankan prinsip musyawarah, kepatuhan terhadap regulasi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat terdampak.
Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jambi, Dr. Ika Mauluddhina SH MH mengatakan, pihaknya mendukung langkah koordinatif PLN dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan sesuai koridor hukum.
