Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

SoftBank Geser Toyota

DANAI: SoftBank paling getol mendanai perusahaan yang bergerak pada teknologi AI. -FOTO: IST-

JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID - SoftBank Group Corp resmi menyalip Toyota Motor Corp sebagai perusahaan publik dengan nilai pasar terbesar di Jepang. Ini menjadi pertama kalinya dalam lebih dari 22 tahun Toyota kehilangan posisi puncak tersebut.

Dalam penutupan perdagangan Senin (2/6), kapitalisasi pasar SoftBank melampaui 48 triliun yen atau sekitar Rp 5.328 triliun (1 yen sekitar Rp 111).


Iklan Google/Link Sponsor

BACA JUGA:IHSG Jebol Level 7.000, Alarm Bahaya atau Justru Peluang Cuan Besar di Pasar Saham?

BACA JUGA:Bitcoin Anjlok di Bawah $71.000! Sinyal Buruk dari The Fed Bikin Pasar Saham Ikut Tersungkur

Sementara itu, kapitalisasi pasar Toyota berada sedikit di bawah 46 triliun yen atau sekitar Rp 5.106 triliun (1 yen sekitar Rp 111).

Toyota mempertahankan status sebagai perusahaan paling bernilai di Jepang sejak Desember 2003, ketika produsen otomotif tersebut berhasil menggeser NTT Docomo dari posisi teratas.

Kenaikan nilai SoftBank didorong reli saham teknologi yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Saham SoftBank ditutup melonjak 14 persen menjadi 8.541 yen (sekitar Rp 948 ribu, 1 yen sekitar Rp 111), sedangkan saham Toyota turun 4,5 persen menjadi 2.905,5 yen (sekitar Rp 322 ribu, 1 yen sekitar Rp 111).

Menariknya, posisi ketiga kini ditempati Kioxia Holdings Corp. dengan kapitalisasi pasar sekitar 39 triliun yen atau sekitar Rp 4.329 triliun (1 yen sekitar Rp 111), setelah saham perusahaan chip tersebut melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir.

"Dalam kompetisi teknologi, perusahaan pesaing akan langsung menyalip jika kita lengah. Kami akan tetap fokus dan terus mempercepat pertumbuhan," ujar Pendiri sekaligus CEO SoftBank, Masayoshi Son.

Son selama ini dikenal memiliki ambisi menjadikan SoftBank sebagai platform kecerdasan buatan super atau artificial superintelligence yang melampaui kemampuan manusia.

Optimisme investor terhadap SoftBank semakin meningkat setelah muncul laporan  OpenAI tengah mempersiapkan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

SoftBank sendiri merupakan salah satu investor utama perusahaan pengembang ChatGPT tersebut.

Sentimen positif juga datang dari pengumuman SoftBank yang akan menginvestasikan hingga 75 miliar euro untuk membangun bisnis pusat data di Prancis. Nilai investasi tersebut setara sekitar Rp 1.395 triliun.

BACA JUGA:Penyebab IHSG Bisa Anjlok: Memahami Dinamika Pasar Saham Indonesia

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan