Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

PEP Adera Field Torehkan Produksi Minyak Tertinggi 5.214 BOPD, Struktur Benuang Jadi Kunci

PEP Adera Field cetak rekor produksi minyak 5.214 BOPD berkat optimalisasi Struktur Benuang dan inovasi teknologi jadi bukti bahwa kolaborasi, komitmen keselamatan menghidupkan potensi lapangan migas demi ketahanan energi nasional. Foto:Pertamina --

PRABUMULIH, SUMATERAEKSPRES.ID – Kinerja PT Pertamina EP (PEP) Adera Field kembali menorehkan sejarah.

Lapangan migas ini mencatatkan produksi minyak harian mencapai 5.214 barel per hari (BOPD), angka tertinggi sejak pertama kali dikelola Pertamina pada 1983.

Capaian tersebut menjadi sinyal kuat kebangkitan lapangan tua sekaligus kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Rekor produksi ini memperkuat performa PEP Zona 4 dalam mendukung target ketahanan energi nasional.

Lebih dari sekadar capaian operasional, lonjakan produksi Adera Field juga sejalan dengan misi Asta Cita Pemerintah menuju visi Indonesia Emas 2045 serta target produksi nasional satu juta barel minyak per hari pada 2030.

BACA JUGA:Catat Jadwalnya, Pendaftaran TKA SD dan SMP Resmi Dibuka

BACA JUGA:Dugaan Mahar Rp30 Juta Plt Kepsek di OKI Diklarifikasi, Peros Tegaskan Hanya Bualan dan Siap Disanksi

Tak hanya minyak, tren positif juga terjadi pada produksi gas. Hingga 30 November 2025, produksi gas Adera Field tercatat mencapai 19,15 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), atau setara 233 persen dari target RKAP 2025.

Capaian ini menunjukkan keberhasilan strategi pengelolaan lapangan secara terintegrasi.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengungkapkan bahwa kunci peningkatan produksi terletak pada optimalisasi Struktur Benuang.

“Keberhasilan pengeboran di Cluster Benuang mendorong puncak produksi pada September 2025 hingga menyentuh 5.214 BOPD,” ujarnya.

Struktur Benuang sendiri bukanlah wilayah baru dalam sejarah perminyakan nasional.

Lapangan ini telah berproduksi sejak 1941 dan sempat mencapai puncak kejayaan pada 1984 dengan produksi minyak 3.189 BOPD serta gas 80 MMSCFD.

BACA JUGA:Hino Dominasi Truk Medium, Pangsa Pasar 56%

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan