MBG Katrol Penjualan Kendaraan Niaga
MENINGKAT: Penjualan kendaraan niaga di Sumbagsel meningkat melalui dukungan pembiayaan yang agresif dari Makan Bergizi Gratis (MBG). Dan Gran Max menjadi salah satu primadona.-Foto : Ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Penjualan kendaraan niaga di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang tahun ini. Kenaikan ini tak lepas dari dukungan pembiayaan yang agresif dari Makan Bergizi Gratis (MBG) serta membaiknya perekonomian daerah, khususnya di sektor komoditi yang menjadi penggerak utama di Palembang, Musi Banyuasin (Muba), hingga Muara Enim.
Kepala Wilayah Astra Daihatsu Sumbagsel, David Gunawan, mengatakan program-program pemerintah yang mendukung masyarakat, termasuk MBG, menciptakan efek turunan (multiplier effect) terhadap perputaran ekonomi. Meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas UMKM membuat kebutuhan kendaraan niaga ikut bertambah.
“Program MBG memberi dampak positif terhadap ekonomi lokal. Ketika aktivitas masyarakat meningkat, kebutuhan logistik, distribusi, dan mobilitas usaha juga ikut naik. Dari sinilah permintaan kendaraan niaga, terutama pick up, semakin tumbuh,” jelas David.
Menurut dia, penjualan kendaraan niaga di Sumsel memang tidak sebesar Jawa, namun tetap menunjukkan peningkatan. “Di wilayah Jawa, kendaraan pick up bisa berkontribusi hingga 50 persen dari total penjualan Daihatsu. Sementara di luar Jawa, termasuk Sumbagsel, kontribusinya berada di sekitar 20 persen,” ujarnya.
BACA JUGA:Daihatsu Fokus Edukasi Konsumen, Bukan Mengejar Penjualan di GJAW 2025
BACA JUGA:Harga Daihatsu Xenia Bekas 2020 Turun ke 130 Jutaan, Jadi Incaran Pecinta MPV
Ia mengatakan, Gran Max masih menjadi primadona di segmen niaga, khususnya tipe bak terbuka, boks, dan minibus. Kendaraan ini dipilih karena fungsional, tangguh, irit, serta sesuai dengan kebutuhan pengangkutan hasil bumi dan usaha kecil. “Pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas membuat pick up tetap menjadi tulang punggung mobilitas usaha,” tambah David.
Selain itu, kata dia, Daihatsu Terios juga mengalami peningkatan permintaan, terutama dari pelaku usaha hasil bumi yang membutuhkan kendaraan multifungsi. “Terios mampu membawa banyak muatan, tampilannya modern, dan bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga sekaligus operasional usaha,” ujarnya.
David menegaskan, selama ekonomi di daerah bergerak positif dan program-program seperti MBG terus berjalan, pasar kendaraan niaga akan tetap kuat. “Kami optimistis tren ini akan berlanjut. Mobilitas masyarakat meningkat, UMKM tumbuh, dan kebutuhan kendaraan operasional juga akan terus naik,” pungkasnya.
