Kecelakaan Maut di Simpang Bakaran Prabumulih, Satu Pelajar Tewas dan Dua Lainnya Luka-Luka
Kecelakaan maut di Simpang Bakaran Prabumulih menewaskan satu pelajar dan melukai dua lainnya. Dua sepeda motor ringsek akibat benturan keras, sementara polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Foto:Ist--
PRABUMULIH, SUMATERAEKSPRES.ID – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kota Prabumulih.
Kali ini, sebuah tabrakan keras yang melibatkan dua sepeda motor di kawasan Simpang Bakaran, Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 08.30 WIB, menelan satu korban jiwa serta melukai dua pelajar lainnya.
Peristiwa ini sempat menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian warganet.
Kecelakaan tersebut melibatkan Honda Vario 160 merah BG 2869 CA yang dikendarai Vino Al Faruq (14), serta Yamaha Vega R hitam tanpa pelat nomor yang dikemudikan Melkiano (14) dengan membonceng rekannya, Adi Ariansyah (14). Ketiganya merupakan pelajar yang berdomisili di wilayah Prabumulih.
BACA JUGA:Terjun Langsung, Serap Aspirasi Masyarakat
BACA JUGA:Ratusan Pramuka Padati Galaksi Scout 2025: Edukasi, Kreasi, dan Aksi untuk Indonesia Emas
Korban Luka dan Korban Jiwa
Vino, pelajar asal Jalan Jenderal Sudirman, Prabumulih Barat, mengalami luka berat.
Ia diduga mengalami patah tulang leher, lebam pada mata kiri, luka lecet di wajah, serta luka pada lutut kanan.
Vino sempat tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke RS Pertamina Prabumulih untuk mendapatkan perawatan intensif.
Melkiano, warga Jalan Karisma 2, Muara Dua, Prabumulih Timur, mengalami luka parah dengan indikasi patah tulang rusuk dan patah kaki kanan.
Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, penumpangnya, Adi Ariansyah, warga Jalan Karisma 1, mengalami cedera kepala namun masih dalam keadaan sadar saat dievakuasi ke rumah sakit.
BACA JUGA:Genjot Pembangunan dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat, Desa Ulak Kembang
BACA JUGA:Tak Rasakan Pedasnya Harga Cabai
Kronologi Tabrakan di Simpang Bakaran
Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Marlina, mewakili Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, membenarkan insiden maut tersebut.
