Meisin Terbangun Dengar Teriakan Kebakaran, Empat KK Kehilangan Tempat Tinggal
LUDES : Rumah milik Mulyadi rata dengan tanah usai ludes terbakar api . - Foto : Ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Warga yang tinggal di Gg Masjid, RT 46, RW 07, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Minggu (16/11), sekitar pukul 03.00 WIB dibuat panik. Pasalnya, rumah Mulyadi, salah satu warga setempat terbakar hebat.
Meisin salah satu korban, kepada awak media menjelaskan, dirinya tidak mengetahui yang pasti penyebab kebakaran dikarenakan tengah tertidur. Begitu mendengar ada yang teriak kebakaran, dirinya langsung bangun dan bergegas keluar rumah.
"Karena panik, semua barang dan dokumen penting tertinggal dan yang dapat kita selamatkan hanya baju yang melekat di badan. Sementara ini, saya tidur dirumah tetangga sembari nunggu bangunan rumah ini bisa dibangun lagi," katanya.

Api membakar rumah Siti Sanariah.--
Sementara itu, angin yang berhembus kencang pada saat kejadian dengan cepat membuat api cepat melahap seluruh rumah yang terbuat dari bahan kayu. Diduga api berasal dari korsleting listrik di salah satu ruangan di rumah tersebut.
BACA JUGA:DAMKAR Bergerak Cepat! Kebakaran di Talang Kelapa Berhasil Dijinakkan Tepat Waktu
BACA JUGA:Eda Langsung Selamatkan Tiga Anaknya, Kebakaran Landa Lorong Ogan
Mulyadi berserta keluarganya tidak sempat menyelamatkan barang dari dalam rumah dan hanya membawa pakaian yang melekat di badan. Sedangkan kobaran api sendiri berhasil dipadamkan, setelah unit pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian tidak berselang lama dari informasi kebakaran.
Sementara itu, kobaran api sendiri langsung bisa dipadamkan seutuhnya 60 menit sesuai petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman yang dibantu warga sekitar. Akibat kejadian ini, empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan sementara mengungsi.
" Untuk penyebab masih kita dalami, namun besar kemungkinan ini akibat hubungan arus pendek atau konseleting listrik. Untuk korban jiwa tidak ada, sedang nilai kerugian akibat hal ini masih kita taksir," ujar Kapolsek Kalidoni, AKP Hermansyah kepada wartawan.
Sementara, Camat Kalidoni, M Rama Cahya Putra membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga sudah menginstruksikan pihak kelurahan dan UPTD Capil untuk ke lokasi kebakaran dan membantu dokumen kependudukan dari para korban.
"Untuk dokumen kependudukan akan kita bantu fasilitasi ke korban untuk mengurusnya. Yang juga tidak kalah penting lagi, kebutuhan dasar korban juga menjadi perhatian kita," pungkasnya.
BACA JUGA:Zero Karhutla, PT Berkat Sawit Sejati Beri Rp25 Juta untuk Desa Bebas Kebakaran di Muba
BACA JUGA:Pasutri Terjebak, Tewas akibat Terhirup Asap, Kebakaran Hebat Landa Lorong Kelinci
