Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Cokelat
OLAH TKP: Aparat kepolisian melakukan olah TKP di lokasi tempat korban ditemukan tewas tergantung. - Foto : Ist-
LUBUKLINGGAU, SUMATERAEKSPRES.ID- Warga RT 2, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Jumat (31/10) dibuat geger. Salah satu warga setempat, Sutrisno alias Haris (37), ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon cokelat (kakao) yang berada di samping rumahnya.
Abu Nawas, kerabat sekaligus tetangga korban, mengatakan dirinya mengetahui korban tergantung di pohon cokelat setelah dipanggil oleh istri korban, Anisah.
Iklan Google/Link Sponsor
“Saya sedang mandi, mau ke dusun karena ada keluarga kecelakaan. Tiba-tiba istri korban teriak manggil saya, ‘Om-om, tolong! Ayah gantung diri!’ Saya sempat tidak percaya, bahkan bilang tidak mungkin,” jelas Abu Nawas.
Setelah dicek, ternyata benar. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Menurut keterangan istri korban, lanjut Abu Nawas, pagi tadi suaminya sempat ia bangunkan dari tidur.
BACA JUGA:Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri
BACA JUGA:Warga Prabumulih Tergantung Ditemukan Meninggal, Diduga Bunuh Diri Usai Ribut dengan Istri
“Dia bilang, ‘Bangun, Ayah mau kerja,’ karena korban sehari-hari bekerja sebagai sopir. Suaminya tidak bangun. Terus sang istri menjemput anaknya ke sekolah, dan saat pulang, ia tidak melihat suaminya di dalam rumah. Ketika keluar rumah, dia terkejut melihat suaminya sudah gantung diri. Makanya langsung teriak minta tolong,” jelasnya.
Korban menurut keluarga langsung dimakamkan sore harinya. Sementara pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Lubuklinggau Utara II, Iptu Sumardi Chandra, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, korban atas nama Sutrisno ditemukan gantung diri. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mendalami motif di balik tindakan korban,” jelasnya.
