Motor Ditinggal di Jembatan, Terseret Arus Sungai, Penyebab Belum Diketahui, Ada Dugaan Melompat dari Jembatan
CARI: Warga ramai melakukan pencarian jasad korban di Sungai Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Inzet: Sepeda motor yang dikendarai korban ditinggalkan di atas jembatan. -Foto : Ist-
MUSI RAWAS, SUMATERAEKSPRES.ID - Warga maupun pengendara yang melintas di Jalan Lintas Lubuk Linggau-Lahat, tepatnya di Jembatan Air Beliti, Kelurahan Pasar Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Minggu (5/10) siang dibuat geger. Itu setelah seorang pelajar SMA berinisial KF (16) terseret arus Sungai Beliti, sedangkan sepeda motornya ditinggal di atas jembatan.
Teriakan minta tolong korban saat itu sontak mengundang perhatian warga dan mendatangi lokasi. Namun saat tiba di lokasi warga hanya mendapati sepeda motor yang dikendarai korban Honda CBR dengan nomor plat BG 3104 HAB ditinggalkan di atas Jembatan.
Belum diketahui pasti kronologis kejadian, namun ada sejumlah dugaan, mulai dari terjatuh hingga melompat ke Sungai. "Saat ini korban masih dilakukan pencarian, diduga terjatuh ke sungai," ujar warga.
Kapolsek Muara Beliti Iptu Miming Wijaya menjelaskan identitas pengendara motor diketahui berinisial KF, warga Kecamatan Muara Beliti. Kejadian tersebut menurut Kapolsek berawal saat korban meminjam motor milik temannya bernama Andre untuk keperluan mengantar ibunya pulang ke rumah di Kelurahan Pasar Muara Beliti.
BACA JUGA:Tagih Utang Ibunya, Nekat Sandera Anaknya, Kabur Melompat ke Sungai Rawas
BACA JUGA:Viral di Media Sosial. Diduga Hindari Kepungan Massa, Pencuri Motor Melompat ke Sumur
Setelah selesai mengantarkan Ibunya pulang, lalu korban hendak mengembalikan motor milik temannya tersebut. "Berdasarkan informasi dari saksi Surono saat melintasi jembatan melihat korban sudah berada di Sungai Beliti dan saksi melihat korban sudah berada di sungai melambaikan tangan sambil meminta tolong kemudian korban tenggelam," ungkapnya.
Kemudian pihak Polsek Muara Beliti yang mendapatkan laporan adanya kejadian tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) bersama warga. Selanjutnya dilakukan proses pencarian korban. "Untuk motif dan saksi yang melihat langsung kejadian masih dalam penyelidikan," jelasnya.
Hingga pukul 14.44 WIB, korban masih belum ditemukan. Dimana proses pencarian korban masih berlangsung dengan menerjunkan tim SAR dari Basarnas dengan dibantu warga.
