Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Warga Musi Rawas Luka Parah Usai Ditikam Ayah Pacar

Warga Musi Rawas Luka Parah Usai Ditikam Ayah Pacar-Foto: IST-

MUSI RAWAS, SUMATERAEKSPRES.ID – Kadarta Reza (30), warga Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, harus mendapat perawatan intensif di RSUD Sobirin Muara Beliti setelah mengalami luka tusuk serius.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Senin (11/8) sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri.


Iklan Google/Link Sponsor

Korban diduga ditikam AT (43), ayah dari kekasihnya berinisial AJ. Dugaan sementara, pelaku marah karena korban yang sudah beristri dan memiliki anak mendekati putrinya.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas, Ipda Novra Robialda, menjelaskan insiden bermula ketika korban meminta izin kepada ibunya untuk pergi menemui AJ. Setibanya di rumah sang pacar, korban bertemu Z, saudara AJ, di teras rumah.

BACA JUGA:Daihatsu Gelar Pelatihan Kader dan Guru PAUD untuk Wujudkan Generasi Sehat-Cerdas

BACA JUGA:Warga Prabumulih Bacok Tetangga Gara-Gara Batas Tanah, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

"Z kemudian memanggil ayahnya sambil berkata, ‘Ini orangnya’, lalu menunjuk korban. Pelaku langsung mendekat, mengeluarkan pisau, dan menusuk bahu kanan korban," kata Novra, Selasa (12/8).

Pelaku lalu menghujani korban dengan empat tusukan tambahan di punggung. Korban yang terluka parah berusaha melarikan diri ke kebun untuk bersembunyi.

Warga yang menemukan korban segera membawanya ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami lima luka tusuk. Keluarga yang tak terima melapor ke Polres Musi Rawas.

BACA JUGA:Bupati Toha Gemakan Salam Kompak: Kolaborasi dan Sinergi, Kunci Muba Maju Lebih Cepat

BACA JUGA:Firdaus Hasbullah: Menjaga Marwah PALI Lewat Kepemimpinan Berkelanjutan

Menurut polisi, penikaman dipicu rasa tidak terima pelaku atas hubungan korban dan anaknya.

Data kependudukan menunjukkan korban telah memiliki dua anak, namun status perkawinannya belum dipastikan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan