Dendam Terpendam, Maulana Nekat Akhiri Hidup Ali Basri
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono, ungkap penangkapan Maulana, tersangka pembunuhan berencana terhadap Ali Basri akibat dendam lama. Pelaku ditangkap setelah menggegerkan warga Plaju. Foto:Budiman/Sumateraekspres.id--
SUMATERAEKSPRES.ID - Gerak cepat, tim user Polsek Plaju, dipimpin oleh Kapolsek Plaju Iptu Muhamad Andrian dan Kanit Res Ipda Petrus DB, berhasil menangkap tersangka pembunuhan berencana yang terjadi di wilayah hukumnya.
Diketahui pembunuhan berencana tersebut terjadi saat malam takbiran minggu (30/3/2025) di Jalan Kapten Robani Kadir Lorong Hikmah 3 Kecamatan Plaju, sekitar pukul 19.00 wib, Mengakibatkan korbannya Ali Basri Meninggal Dunia
Penangkapan tersangka pembunuhan tersebut diungkapkan saat rilis di Aula Mapolrestabes Palembang oleh Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono didampingi Kasat Res AKBP Andrie Setiawan dan Kapolsek Plaju Iptu Muhamad Andrian, Selasa (8/4/2025).
BACA JUGA:Perbandingan Mobil Kijang Antara Mesin Diesel dan Bensin, Mana yang Lebih Awet?
BACA JUGA:Penumpang Masih Ramai Balik ke Jawa, Keberangkatan Bus Terlambat Satu Jam
Harryo mengatakan jika tersangka yakni Maulana (30), yang merupakan tetangga korban berhasil ditangkap saat berada di kawasan Mariana Kabupaten Banyuasin, Selasa (2/4/2025), sekitar pukul 23.00 wib.
Harryo menerangkan jika, motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban yakni karena jengkel dan tidak senang kepada korban.
"Jadi korban pernah melaporkan korban ke polisi atas pasal penganiayaan, itulah yang pelaku dendam dan jengkel kepada korban sehingga merencanakan sebuah penganiayaan yang berakhir kematian pada korbannya, " Jelasnya.
Lebih jelas, Harryo mengatakan peristiwa tersebut, mukanya diketahui oleh leni istri korban yang juga diberitahu oleh tetangganya bahwa suaminya ditusuk.
BACA JUGA:Polres PALI Gelar Patroli Perintis Presisi untuk Jamin Keamanan dan Kenyamanan Lalu Lintas
BACA JUGA:10 Jurusan Kuliah Terbanyak Dipilih dalam UTBK SNBT 2025
Kemudian Leni ke TKP melihat korban sudah bersimbah darah, lalu ia dan keluarga langsung membawa korban ke RS Pertamina Plaju Palembang, namun nyawanya tidak tertolong setelah sempat mendapatkan perawatan.
"Ya korban sempat sadar saat di bawa ke RS dan mengatakan siapa pelakunya, kata korban saat itu menyebut nama Mau kelada istrinya," Jelasnya.
Akibat peristiwa ini korban mengalami 1luka tusuk di leher bagian depan, 1 luka tusuk di sebelah rusuk kiri, 3 luka tusuk dibahu kiri, 1 luka di punggung kaki sebelah kiri. "Korban mendapat 8 luka tusukan dan kehabisan banyak darah, " Katanya.
