Tes Urine Massal: 5 Perangkat Desa Positif Narkoba
TES NARKOBA : Suasana kegiatan tes urine yang digelar BNN OKU Timur terhadap Kepala Desa, Anggota BPD dan Ketua Koperasi Merah Putih se Kabupaten OKU Selatan, Desember 2025 lalu. Foto : Ist--
OKU SELATAN, SUMATERAEKSPRES.ID – Tes urine massal yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) OKU Timur terhadap Kepala Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Ketua Koperasi Merah Putih se Kabupaten OKU Selatan Desember 2025 lalu, ternyata 5 orang terindikasi positif narkoba.
Kepala BNN OKU Timur, AKBP Efriyanto Tambunan, membenarkan adanya lima peserta yang dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan yang dirilis Januari 2026.
BACA JUGA:Bakal Gelar Tes Urine Berkala
BACA JUGA:Tes Urine Aparatur Desa di Lahat, BNNK Empat Lawang Tegaskan Pendekatan Humanis dan Rehabilitatif
"Benar, ada lima yang terindikasi positif di OKU Selatan. Tapi bukan semuanya kepala desa," ujar Efriyanto kepada jurnalis, Selasa (20/1).
Dijelaskannya, dari total 1260 peserta yang terdaftar. Ada sebanyak 1.228 peserta hadir mengikuti tes urine, sedangkan 32 lainnya tidak hadir. Meski hasilnya menunjukkan adanya penyalahgunaan narkoba, BNN menegaskan tidak akan langsung menempuh jalur hukum terhadap kelima peserta tersebut.
"Kami tidak fokus pada pemidanaan. Yang diutamakan adalah rehabilitasi, agar mereka bisa pulih dan kembali menjalani kehidupan yang normal sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Efriyanto.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa identitas dan asal desa kelima orang tersebut tidak dapat dipublikasikan. Hal itu demi menjaga kerahasiaan proses penanganan serta melindungi hak pribadi yang bersangkutan.
"Kami tidak bisa menyebutkan dari desa mana. Yang jelas, kelimanya akan mengikuti tahapan rehabilitasi," katanya.
Menurut Efriyanto, tes urine massal ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah pedesaan.
BACA JUGA:828 ASN Lahat Deg-degan, Jalani Tes Urine Narkoba Usai Upacara Peringatan HUT ke-54 Korpri
"Ini menjadi bukti bahwa narkoba sudah menyasar sampai ke tingkat desa. Karena itu, langkah deteksi dini seperti ini sangat penting untuk memutus mata rantai peredarannya dan mewujudkan Sumatera Selatan Bersinar (Bersih Narkoba)," ujarnya.
BNN OKU Timur, lanjut dia, akan terus melakukan pemantauan serta pendampingan agar program pencegahan dan rehabilitasi dapat berjalan berkelanjutan di OKU Selatan. "Harapan kami, OKU Selatan benar-benar bisa terbebas dari ancaman narkoba," pungkasnya.(lid/kur)
