Balap Liar Dibubarkan, Belasan Motor Diamankan Polisi
LIAR : Jajaran Satlantas Polres OKU saat mengamankan para remaja berikut 12 unit sepeda motor yang diduga hendak balap liar. -FOTO : IST-
SUMSEL, SUMATERAEKSPRES.ID – Jajaran kepolisian di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan melakukan patroli dan razia di sejumlah titik mengantisipasi kejahatan jalanan hingga tawuran dan balapan liar. Sejumlah remaja bahkan sempat diamankan dan diberikan pembinaan.
Seperti dilakukan jajaran Polres OKU pada Minggu (18/1) dinihari, dalam razia gabungan di sejumlah titik pihak kepolisian mengamankan sejumlah pemuda serta kendaraan yang diduga hendak melakukan balap liar.
Iklan Google/Link Sponsor
“Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif dan represif untuk mencegah aksi balap liar serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujar Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian.
Patroli gabungan diawali dengan apel persiapan sekitar pukul 00.00 WIB di Kantor Satuan Lalu Lintas Polres OKU, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur. Adapun lokasi sasaran patroli meliputi Simpang Tiga Bakung, Simpang Empat Air Paoh, serta kawasan Taman Kota Baturaja, yang selama ini kerap dijadikan titik kumpul dan arena balap liar oleh sejumlah oknum pemuda.
Dari hasil pelaksanaan patroli, petugas memberikan tindakan tegas berupa tilang terhadap 12 unit sepeda motor yang terbukti terlibat balap liar maupun menggunakan knalpot brong.
Selain penindakan, personel juga menyampaikan imbauan secara persuasif kepada para pemuda yang berkumpul agar tidak terlibat dalam aksi balap liar serta senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melakukan balap liar. Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Sementara di Kota Palembang, aparat kepolisian selama dua hari, Sabtu (17/1) dan Minggu (18/1) menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melibatkan personel gabungan dari Satreskrim, Intelkam, Satlantas, Samapta, serta dibackup langsung oleh Tim Hunter Reborn Presisi. Razia dan patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Kapolretabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, Waka Polrestabes Palembang AKBP Aditya Kurniawan bersama Kabag Ops AKBP M Jedi.
Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil membubarkan aksi balap liar di Jl H Rozak serta melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kejahatan 3C. Hasilnya, lima unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan diduga akan digunakan untuk balap liar berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polrestabes Palembang.
“Benar, untuk menekan angka kejahatan di Kota Palembang, baik 3C, balap liar maupun tawuran, kami menggelar KRYD selama dua malam,” ungkap Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, didampingi Wakapolrestabes AKBP Aditya Kurniawan melalui Kabag Ops AKBP M Jedi, Senin (19/1/2026).
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan balap liar di jalan umum.
BACA JUGA:Balap Liar Marak, Polisi Siapkan Langkah Pencegahan
