Pengendara Melintas Lihat Asap Mengepul, Ternyata Galeri Lapas Perempuan Palembang Terbakar
Galeri Lapas Perempuan Kelas II A di Jl Merdeka Palembang, alami kebakaran. Musibah ini terjadi Sabtu (10/1), sekitar-FOTO : IST-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Galeri Lapas Perempuan Kelas II A di Jl Merdeka Palembang, alami kebakaran. Musibah ini terjadi Sabtu (10/1), sekitar pukul 00.36 WIB. Diduga dipicu korsleting listrik dari mesin blower di ruang cat oven bertegangan 135 watt.
Adanya peristiwa ini diketahui dua saksi, Iman dan Wildan, yang saat itu tengah berjaga di Lapas Perempuan. Sekitar pukul 00.40 WIB, keduanya mendapat informasi dari pengendara yang melintas bahwa terlihat asap keluar dari area galeri.
BACA JUGA: Patut Waspada, Korsleting Listrik Masih Jadi Momok Penyebab Kebakaran Tertinggi
BACA JUGA:Terjadi 69 Bencana, Kebakaran Permukiman Terbanyak
Mendapat laporan tersebut, kedua saksi langsung menuju ruang galeri untuk memastikan keadaan. Tiba di sana, asap sudah terlihat cukup tebal memenuhi bagian dalam galeri.
Dalam kondisi panik, saksi spontan mengambil alat pemadam api ringan (APAR). Namun, ketika hendak memadamkan api, terdengar suara ledakan dari dalam galeri.
“Kami mencoba memadamkan api dengan APAR, tapi tak lama kemudian terdengar ledakan," ungkap seorang petugas Lapas.
Kedua saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran (damkar) yang berkantor persis di sebelah lapas.
Dua mobil damkar membantu pemadaman. Anggota Polsek IB I dan petugas SPKT Polrestabes Palembang juga tiba di lokasi tak lama setelah mendapatkan informasi kebakaran itu.
BACA JUGA:Konseleting Alat Blower Picu Kebakaran Bengkel, Tiga Mobil dan Satu Motor Hangus
Kapolsek IB I Palembang, Kompol Rifan Wijaya, mengatakan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, karena letak galeri berada pada bagian depan luar gedung Lapas.
“Namun terdapat kerusakan bangunan galeri dengan nilai kerugian materiil yang belum dapat ditaksir. Untuk penyebab timbulnya api diduga akibat korsleting listrik dari mesin blower," tukas dia. (bud)
