Kebakaran Permukiman Lubuklinggau: Empat Rumah Terdampak, Seorang Lansia Alami Luka Bakar
Kebakaran Permukiman Lubuklinggau: Empat Rumah Terdampak, Seorang Lansia Alami Luka Bakar-Fot: IST-
LUBUKLINGGAU, SUMATERAEKSPRES.ID — Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di RT 03, Kelurahan Permiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Rabu (17/12) malam.
Sedikitnya empat unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seorang warga lanjut usia bernama Yanto (75) harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar cukup serius saat berupaya membantu memadamkan api.
BACA JUGA:Universitas Paling Diminati di Indonesia 2025, Favorit SNBP, SNBT, dan Jalur Mandiri
BACA JUGA:Suzuki Ertiga Hybrid 2025 Masih Eksis, Ini Keunggulan yang Bikin Konsumen Bertahan
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar sekitar 21 persen di beberapa bagian tubuh.
Empat rumah yang terdampak kebakaran masing-masing milik Sri Musniati (74), Selvi Fitriani (38), Riduan (61), dan Agus Maryadi (49). Api dengan cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya karena jarak bangunan yang saling berdekatan.
Salah seorang warga sekitar, Eli, menuturkan bahwa kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran karpet telur untuk mengusir nyamuk yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Api kemudian membesar dan sulit dikendalikan.
BACA JUGA:Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Bawahan, Oknum Kadis di Ogan Ilir Dipolisikan
BACA JUGA:SIAPKAN KEJUTAN! Usai Bertemu Wali Kota Palembang, Sumatera Ekspres Siap Gas Kolaborasi Event 2026
“Awalnya dari satu rumah, tapi apinya cepat sekali membesar sampai merambat ke rumah sebelah,” ujarnya.
Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Zendra Kurniawan, membenarkan adanya satu korban luka dalam insiden tersebut. Ia mengatakan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. “Korban sudah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis. Untuk sumber api, masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat warga melihat kepulan asap tebal dari salah satu rumah. Setelah diperiksa, api diduga berasal dari rumah milik Sri Musniati dan dengan cepat menyebar ke bangunan di sekitarnya.
