Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Masjid Al Falah Konon Dibangun Abad Ke-13

MASJID TERTUA : Salah satu masjid tertua yang ada di Provinsi Sumsel, yaitu Masjid Al Falah yang berada di RT 01, Kelurahan Tanjung Batu. Konon masjid ini dibangun pada abad ke-13.-FOTO : ANDIKA/SUMEKS-

OGAN ILIR, SUMATERAEKSPRES.ID - Salah satu bangunan masjid, tempat peribadatan umat Islam tertua di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu Masjid Al Falah di RT 01, Kelurahan/Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Masjid ini menjadi saksi perkembangan ajaran Agama Islam di OI.

Pengurus Masjid Al Falah, Edi Umar, mengungkapkan selama bulan Ramadan, masjid ini selalu menggelar salat Tarawih dan Witir sebanyak 23 rakaat. Setiap malam, pelaksanaan salat diimami oleh petugas yang berbeda-beda. "Alhamdulillah, semangat Ramadan di Masjid Al Falah sangat kental dan disambut antusias," ungkap Edi.

BACA JUGA:Fenomena Tarawih Berhadiah di Gondanglegi, Ribuan Jemaah Memadati Masjid

BACA JUGA:PENGUMUMAN! Kemenag Buka Bantuan Masjid dan Musala 2025 Hingga Rp50 Juta, Ini Syarat dan Cara Pengajuannya

Setiap waktu berbuka puasa, sejumlah warga dan remaja mendatangi masjid untuk berbuka bersama. Mereka membawa takjil masing-masing dari rumah dan menghidangkannya untuk berbuka bersama. Tradisi ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi bagian dari kebersamaan di bulan Ramadan.

Di balik kemegahan dan kekokohan Masjid Al Falah, terdapat sejarah panjang yang menyertainya. Menurut banyak cerita dari sesepuh desa setempat, masjid ini dibangun oleh seorang ulama bernama Abdul Hamid, yang juga dikenal dengan sebutan Usang Sang Sungging atau Usang Sungging.

Sebelum hijrah ke Tanjung Batu, Abdul Hamid menetap di Kesultanan Palembang. Namun karena ada kesalahpahaman dengan kerajaan, ia memilih pergi dari istana dan akhirnya berlabuh di seberang Desa Tanjung Batu.

"Abdul Hamid atau Usang Sungging dikenal dengan keahliannya dalam rancang bangun, melukis, mengukir, dan menyiapkan rencana-rencana untuk istana kerajaan," jelas Edi Umar. Usang Sungging juga turut merancang puncak Masjid Al-Falah yang kini masih kokoh berdiri di Kampung 3 Kelurahan Tanjung Batu.

Meskipun tidak ada yang tahu persis kapan masjid ini mulai dibangun, menurut cerita orang tua dahulu, Abdul Hamid merancang dan membangun masjid ini sekitar tahun 1.300 Masehi (abad ke-13).

Di tanah tempat berdirinya masjid ini awalnya sudah ada rumah ibadah, tetapi kondisinya jauh dari kelayakan. Melihat kondisi itu, dan atas dukungan penduduk kampung, Abdul Hamid sebagai ulama terpanggil untuk membenahinya.

Dengan kepandaiannya dalam rancang bangun, ukiran, dan lukisan, Abdul Hamid mendesain bangunan masjid yang baru dan lebih indah dari sebelumnya.

Pada awalnya, masjid ini dibangun menggunakan bahan kayu. Saat proses pembangunan, penduduk kembali ditakjubkan oleh keahlian Abdul Hamid yang dapat menyugu kayu bermeter-meter tanpa putus.

BACA JUGA:Masjid Sepanjang Jalur Mudik Jadi Posko 24 Jam bagi Pemudik, Menag Usulkan Solusi Kepadatan Rest Area

BACA JUGA:5 Masjid Rekomendasi di Kota Lubuklinggau untuk Salat Tarawih

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan