Akhir Dramatis, Menang Satu Bola dengan Skor Akhir 18-16, Duel Quattro vs Smumsa Serasa Final Party
LAY UP: Pemain Quattro melakukan lay up, berusaha memasukkan bola. Namun dihalangi guard Smumsa dalam pertandingan di GOR Dempo, kemarin.-FOTO: BUDIMAN/SUMEKS-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Laga menegangkan tersaji saat tim basket putra SMAN 4 Palembang (Quattro) bertemu SMA Muhammadiyah 1 Palembang (Smumsa).
Menjadi salah satu tontonan paling mendebarkan di ajang Sumeks Basketball League (SBL) Gubernur Cup 2025 di GOR Dempo Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (15/11).
BACA JUGA:The Fortis IGS Memukau Penonton SBL 2025
BACA JUGA:Dance SMANPOEL Fresh & Sporty di SBL 2025
Dari awal sampai akhir, gap skor kedua tim sangat tipis. Saling susul menyusul. Nyaris tak ada napas lega buat pemain dua tim tersebut.
Pada akhirnya, Quattro keluar sebagai pemenang dengan unggul hanya satu bola. Rasanya seperti final party, meskipun dalam duel itu hanya tercipta skor 18-16.
Sejak kuarter pertama, tensi tingginya sudah nongol. Kedua tim menutup pembuka dengan skor 6-6. Kuarter dua, Smumsa coba ngegas dan sempat unggul 11-9, sebelum Quattro kembali menahan momentum itu.
"Dari awal, kami tahu ini bakal ketat. Tidak ada yang mau kalah," ujar kapten Quattro, Khazer Muammar. Masuk kuarter tiga, ritme pertandingan makin memanas. Lagi-lagi skor imbang 13-13.
Tapi semua orang tahu, drama sesungguhnya baru meledak di kuarter empat. Inilah kuarter yang bikin tribun tidak bisa duduk tenang.
Skor sempat 15-15 dengan sisa waktu lima menit. Center Smumsa, Ridho Febriansyah, sukses memasukkan free throw dan mengubah skor jadi 16-15.
Fans Smumsa teriak kegirangan. Tapi euphoria itu hanya sebentar. Karena beberapa detik kemudian, Muhammad Dzaki dari Quattro membalas lewat shooting bersih yang mengembalikan keunggulan jadi 17-16.
Setelah itu, suasana makin memanas. Body contact makin sering, tensi emosi naik meski kepala tetap dingin. Ratusan penonton makin bising. Dengan waktu tinggal 1 menit 22 detik, kedua tim terus jual beli serangan.
Guard Quattro, Muhammad Ilham, mendapat dua free throw dan masuk satu. Jadilah skor 18-16. Clutch moment pun tiba.
Smumsa dapat peluang emas di sisa 17 detik lewat dua free throw Muhammad Kiran, dan kesempatan emas itu gagal hasilkan poin.
