Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Karhutla Dimulai! Ogan Ilir Mengawali Luasan Sekitar 10 Hektare, Tak Jauh dari Tol Palindra

KARHUTLA OGAN ILIR : Kapolres OI AKBP Bagus Suryo Wibowo SIK MH dan Kasat Reskrim AKP Mukhlis SH MH, menyaksikan karhutla di wilayah Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara dari jalan tol Palembang-Indralaya, Selasa malam (7/4). -FOTO: POLRES OGAN ILIR-

OGAN ILIR, SUMATERAEKSPRES.ID -Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai terjadi. Wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang sudah langganan mengalami karhutla, mengawalinya pada Selasa malam (7/4).

Barisan api yang menyala terlihat jelas dari Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra). Lahan kering disebut-sebut menjadi pemicunya, meski baru memasuki peralihan musim hujan ke kemarau.

BACA JUGA:Titik Panas Meroket Signifikan, Wagub Cik Ujang Tegaskan Sumsel Siap Antisipasi Karhutla 2026

BACA JUGA:Daerah Rawan Karhutla Segera Siaga! Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering

Hal ini semakin mengkhawatirkan, apalagi kemarau tahun ini diprediksi lebih awal dan lebih panjang.

Lokasi titik yang terbakar berada di wilayah Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara. "Kebakaran terjadi di lahan seluas kurang lebih 10 hektare, dengan kondisi vegetasi berupa rumput purun dan semak belukar di atas tanah mineral,” ujar Kapolres OI AKBP Bagus Suryo Wibowo SIK MH, kemarin.

“Api dengan cepat menyebar karena kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar," tambah Bagus. Personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta unsur masyarakat langsung melaksanakan mitigasi dan pemadaman.

Kegiatan pemadaman melibatkan sekitar 30 personel Polri, 3 personel TNI, 8 personel BPBD, 7 personel Manggala Agni, 8 orang dari pihak Hutama Karya, 6 personel Satgas Masyarakat Peduli Api (MPA) Pulau Semambu, serta 8 warga setempat.

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif menggunakan peralatan mesin pompa jinjing milik Polri, BPBD, dan Manggala Agni, serta dukungan tangki air dari pihak HK. Berkat kerja sama tim gabungan, sebagian besar api berhasil dipadamkan.

Namun, masih terdapat titik api yang berada di bagian tengah lokasi dan sulit dijangkau oleh petugas. Hal ini disebabkan keterbatasan akses, minimnya penerangan, serta pertimbangan keselamatan personel di lapangan.

Meski demikian, sisa titik api tersebut terus dilakukan pemantauan oleh tim satgas guna mencegah potensi penyebaran kembali.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja keras di lapangan,” ucap Bagus.

Sinergitas ini sangat penting dalam upaya penanggulangan karhutla. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat merusak lingkungan dan berdampak pada kesehatan," imbau Bagus, yang meninjau lokasi karhutla.

Terpisah, Kapolsek Indralaya AKP Junardi SH MAP menambahkan pihaknya bersama tim gabungan akan terus bersiaga dan melakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap lokasi kebakaran. Disebutkannya pemadaman baru selesai sekitar pukul 21.00 WIB.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan