Lonjakan Kendaraan di Lintas Tengah Lahat Capai 40 Persen, Polisi Imbau Waspada
Arus lintas tengah Lahat naik 40 persen akibat pengalihan jalur. Polisi imbau pengendara waspada, terutama di kawasan rawan seperti Kikim Area.-Foto: Agustriawan/SumateraEkspres.ID-
SUMATERAEKSPRES.ID - Arus lalu lintas di jalur lintas tengah Sumatera, khususnya wilayah Kabupaten Lahat, mengalami peningkatan signifikan.
Data dari Satlantas Polres Lahat mencatat volume kendaraan melonjak hingga 40 persen dalam beberapa waktu terakhir.
Pantauan di lapangan menunjukkan arus mudik terbilang ramai lancar.
Kendaraan pribadi, bus antar kota, hingga angkutan barang mendominasi jalur tersebut, terutama di kawasan Kikim.
BACA JUGA:Pergantian Dandim 0401/Muba, Momentum Perkuat Sinergi TNI dan Pemkab untuk Kemajuan Daerah
BACA JUGA:Arus Mudik Dialihkan ke Lubuklinggau, Polisi Antisipasi Lonjakan Kendaraan dari Jambi ke Palembang
Dampak Pengalihan Arus
Kapolres Lahat Novi Edyanto melalui Kasat Lantas Jhoni Albert menjelaskan, lonjakan ini dipicu pengalihan arus dari jalur lintas timur yang mengalami kemacetan.
“Kami mencatat peningkatan sekitar 40 persen kendaraan di lintas tengah akibat pengalihan arus,” ujarnya.
Jalur Rawan di Kawasan Kikim
BACA JUGA:Pantauan Arus Mudik H-4 di Jalur Empat Lawang Masih Sepi
BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Pasca Lebaran: Dinkes Prabumulih Siapkan 4 Posko Kesehatan
Pengendara diminta lebih berhati-hati saat melintas di kawasan Kikim Area yang memiliki karakteristik:
- Jalan relatif sempit
- Banyak tikungan tajam
- Tanjakan ekstrem
Kondisi tersebut dinilai cukup berisiko, terutama bagi pengemudi yang tidak terbiasa melintasi jalur tersebut.
Polisi juga menyoroti kecelakaan yang melibatkan bus Bus AL Hijrah. Dari hasil investigasi dan rekaman CCTV, kecelakaan diduga terjadi karena jarak antar kendaraan terlalu dekat.
“Jarak hanya sekitar 3 meter. Saat kendaraan depan mengerem, kendaraan belakang tidak bisa menghindar hingga akhirnya terjatuh ke jurang,” jelasnya.
