Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Stok dan Pasokan Terjaga, Tak Ada Harga Sembako di Sumsel yang Meroket Signifikan

JUAL BELI Aktivitas jual beli di lapak daging di Pasar Induk Jakabaring kemarin. Untuk harga bahan pokok stabil. -FOTO: BUDIMAN/SUMEKS -

SUMSEL, SUMATERAEKSPRES.ID - Hingga pertengahan bulan suci Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar-pasar tradisional relatif stabil. Ada  fluktuasi, tapi sangat terkendali. Belum ada yang melonjak tajam hingga H-13 Lebaran Idulfitri.

Pantauan di Pasar  Km 12 Alang-Alang Lebar Palembang, kemarin (8/3), ayam potong Rp39 ribu/kg, daging sapi Rp150 ribu/kg, telur ayam Rp28 ribu/kg, minyak goreng curah Rp19 ribu/kg dan gula pasir Rp18 ribu/kg. Sedangkan bawang merah Rp29 ribu/kg, bawang putih Rp31 ribu/kg. Untuk cabai merah besar Rp40  ribu/kg, cabai merah keriting Rp32 ribu/kg, cabai rawit Rp54-60 ribu/kg, dan cabai burung Rp70-80 ribu/kg. 

"Harga ayam masih Rp39 ribu, tidak banyak berubah. Daging sapi juga masih Rp150 ribu," ungkap seorang pedagang ayam dan daging di Pasar Km 12. Di Pasar Silaberanti, ayam potong Rp37 ribu/kg, daging sapi Rp150 ribu/kg, minyakita Rp18 ribu/kg, telur Rp29 ribu/kg. Untuk cabai rawit Rp80 ribu dan cabai merah besar Rp40 ribu/kg.

“Alhamdulillah masih stabil, semoga sampai jelang Lebaran tidak naik karena pasti berpengaruh pada yang beli,” kata Pakde, seorang pedagang sayur di Pasar Silaberanti. Hal ini dibenarkan oleh Butet, pemilik toko kelontongan di sebelahnya.

BACA JUGA:Pasar Murah Ramadhan 1447 H Digelar di 7 Ulu Palembang, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

BACA JUGA:Harga Sembako Meroket saat Ramadan, Rohman Sidak Pasar Randik

Ia mengatakan, semua sembako cenderung stabil. Cuma minyakita yang dia tidak kebagian. “Dari distributor saja sudah Rp17.500/liter. Mau jual berapa lagi,” ucapnya. Sementara, pemerintah gembar gembor harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita ini Rp15.700/liter.

Pantauan di Pasar Induk Jakabaring, keramaian pembeli di H-13 kemarin juga terlihat jelas. Untuk harga, ada pergerakan sedikit, tapi terbilang stabil. Untuk telur ayam, ada kenaikan dari Rp26 ribu menjadi Rp29 ribu/kg.

Kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan menjelang perayaan Idul Fitri. Juga oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Seorang pedagang di Pasar Induk Jakabaring, Rizal mengatakan, kenaikan harga telur ayam sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir karena tingginya permintaan dari masyarakat.

"Sudah naik Rp3.000. Biasanya kalau sudah mendekati Lebaran permintaan naik, jadi harga ikut naik," ujarnya.

BACA JUGA:Pantau Stok Sembako di Pasar Kayuagung, SPHP dan Polda Sumsel Pastikan Ketersediaan Aman Jelang Lebaran

BACA JUGA:Akses Jalan Desa Sindang Laya–Mukti Karya Lumpuh, Warga Terisolasi, Sembako Langka

Harga bawang merah asal Brebes juga mengalami kenaikan sekitar Rp3.000/kg. “Sekarang jualnya antara Rp34 ribu sampai Rp42 ribu/kg, tergantung kualitasnya," jelas  dia.Sedangkan harga cabai merah di kisaran Rp26 ribu hingga Rp28 ribu/kg. Untuk cabai rawit atau cabai burung justru masih bertahan di harga Rp66 ribu/kg.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan