Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Cuaca Berawan, Blood Moon atau Gerhana Bulan Total Tidak Terlihat di Palembang

TIDAK TERLIHAT: Peristiwa Gerhana Bulan Total atau Blood Moon tidak terlihat di Kota Palembang dari titik Jembatan Musi IV, Selasa (3/3) dari pukul 18.00-19.00 WIB. -FOTO: EVAN ZUMARLI/SUMEKS-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID-Gerhana Bulan Total yang berlangsung 3 Maret 2026 tidak bisa disaksikan dari Kota Palembang. Kondisi cuaca berawan membuat fase total hingga puncak gerhana bulan yang memerah dari sekitar pukul 18.03-19.03 WIB tidak terlihat.

“Tadi sudah mencoba memotret dari titik Flyover Simpang Sekip Ujung, lalu berpindah ke titik Jembatan Musi IV, masih tidak terlihat Gerhana Bulan Total. Cuacanya berawan,” ucap fotografer Sumatera Ekspres, Evan Zumarli, tadi malam.

Sebelumnya, disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa Gerhana Bulan Total akan terjadi pada Selasa (3/3), mulai pukul 18.03 WIB. “Dapat diamati dari berbagai wilayah Indonesia jika kondisi langit cerah,” ujar Kepala Stasiun Klimatologi Sumsel, Dr. Wandayantolis, SSi, MSi, Selasa (3/3).

Pada fase totalitas, bulan akan tampak berwarna merah karena sepenuhnya berada di dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Selama Gerhana Bulan Total berlangsung, Bulan akan tampak kemerahan sehingga kerap disebut juga sebagai "Blood Moon" atau "Bulan Darah".

BACA JUGA:Warga Sumsel Bisa Lihat Gerhana Bulan Total, Mulai Pukul 18.33 WIB Hingga 20.17 WIB

BACA JUGA:Blood Moon 7–8 September 2025, Malam ini Langit Sumsel Siap Diselimuti Gerhana Bulan Total

“Puncak gerhana terjadi pukul 18.33 WIB, atau 19.33 WITA, dan 20.33 WIT,” sampainya. Durasi total gerhana berlangsung 5 jam 41 menit, dengan fase totalitas sekitar 59 menit. Wilayah Indonesia Timur berpeluang menyaksikan fase awal lebih jelas.

“Sementara wilayah Barat akan melihat gerhana saat bulan terbit,” ulas Wandayantolis.

Pada tahun 2026 terjadi 4 (empat) kali gerhana, yaitu 2 (dua) kali Gerhana Bulan dan 2 (dua) kali Gerhana Matahari. Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semua cahayanya sampai ke bumi dan selalu terjadi pada saat fase bulan baru.

Pertama, Gerhana Matahari Cincin (GMC) 17 Februari 2026 yang tidak dapat diamati dari Indonesia. Kedua, Gerhana Bulan Total (GBT) 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia.

Ketiga, Gerhana Matahari Total (GMT) 12 Agustus 2026 yang tidak dapat diamati dari Indonesia. Dan keempat, Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 28 Agustus 2026 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.

Jadi, hanya satu gerhana yang bisa diamati dari Indonesia pada 2026, yaitu Gerhana Bulan Total "Blood Moon" pada 3 Maret 2026. Namun, tidak semua wilayah di dunia bisa mengamati Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026.

BACA JUGA:JANGAN LEWATKAN, Gerhana Bulan Penumbra pada 5-6 Mei 2023. Di Sumsel, Puncak Gerhana Jam Segini!

BACA JUGA:Penampakan Gerhana di Sumsel, Warga Langsung Salat Berjamaah

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan