Bastius Juara 3 MDP Basketball League 2026, Bermain Agresif Hentikan Perlawanan Sengit Matsandupa
BASTIUS JUARA 3: Tim basket SMP IGS Palembang (Bastius), menjadi juara 3 MDP Basketball League 2026, setelah menang 66-56 atas MTs Negeri 2 Palembang (Matsandupa), Sabtu sore (7/2). -FOTO: KRIS SAMIAJI/SUMEKS-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Skor akhir 66-56 jadi penanda sore penuh energi di lapangan basket indoor Sekolah Kusuma Bangsa Palembang, Sabtu (7/2).
Tim basket putra SMP Ignatius Global School (IGS) Palembang mengunci juara 3 MDP Basketball League 2026.
BACA JUGA:Tingkat SMP SEHEBOH Ini! Kebayang Pecahnya Level SMA Nanti, MDP Basketball League 2026
BACA JUGA:PENENTUAN JUARA, Final party MDP Basketball League 2026, Kumbang vs Last King
Tim basket SMP IGS Palembang dengan julukan Bastius menang atas tim basket putra MTs Negeri 2 Palembang (Matsandupa). Sejak tip-off, tempo cepat dan intensitas tinggi langsung terasa. Khas game perebutan podium.
Bastius tampil agresif dengan transisi cepat, ball movement rapi, dan defense ketat. Mereka memenangi paint area, rajin crash the boards, serta disiplin menjaga spacing. Dari kuarter demi kuarter, Bastius menjaga ritme dan memaksa lawan bermain di pace mereka.
Dua pilar Bastius langsung mencuri spotlight lewat double-double. Jeremy Mathew Kheng mencatat 15 poin, 1 assist, dan 17 rebound dominan di bawah ring. Satria Irwin menyusul dengan 11 poin, 3 assist, dan 12 rebound, jadi mesin hustle yang menjaga stabilitas tim.
Tak kalah penting, Juan Ewen memberi spark dari perimeter dan mid-range dengan 14 poin, 2 assist, serta 5 rebound. Kombinasi inside-out Bastius membuat pertahanan Matsandupa kerap terlambat rotasi. Membuka banyak second-chance points.
Tribune pun bergemuruh. Adu yel-yel “IGS! IGS! IGS!” berbalas “Matsandupa! MATSANDUPA!”. Bikin atmosfer panas tapi positif. Vibe kompetitif ini jadi sixth man bagi kedua tim, mendorong pemain tampil all-out hingga buzzer.
Secara taktikal, Bastius memimpin sejak awal. Kuarter 1 (20-15), kuarter 2 (40-26), kuarter 3 (52-45). Namun drama muncul di kuarter 4, saat stamina menurun dan eksekusi sedikit goyah.
“Anak-anak sempat panic mode di kuarter empat. Saya terus ingatkan untuk enjoy dan percaya sistem,” kata Coach Bastius, Ideham Pendi.
Dari sisi pemain Bastius, Satria Irwin menegaskan kunci kemenangan ada pada mental. “Kami fokus play hard dari awal, komunikasi di defense, dan nggak berhenti ngejar rebound. Walau sempat goyah, kami tetap locked in,” tegasnya.
Sementara dari kubu Matsandupa, perlawanan tak kalah sengit. Shooting guard Muhammad Abdillah membukukan double-double 16 poin dan 15 rebound, kontribusi luar biasa dari backcourt.
Muhammad Fatih menambah 14 poin, 2 assist, dan 6 rebound, menjaga peluang hingga menit akhir.
