Polemik Benteng Kuto Besak dalam Wacana Kesejarahan Palembang, Ini Penjelasan Peneliti Senior BRIN
Dr Retno Purwanti MHum-Foto : Ist-
Kepala Dinas Kebudayaan Palembang, Sulaiman Amin, mengatakan pihaknya bersama Kodam bertujuan memanfaatkan sebagian kawasan benteng sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah, tanpa mengganggu aktivitas militer.
“Ini menindaklanjuti hasil pertemuan Pak Wali dengan Pangdam. Secara bersama-sama, ada bagian-bagian tertentu dari benteng yang bisa dijadikan destinasi wisata. Itu sangat baik untuk perkembangan pariwisata kota,” ujarnya.
Bagaimana updatenya terkini? Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M Irman, mengatakan perihal kerja sama dengan Kodam II Sriwijaya tersebut, kemungkinan Dinas Kebudayaan (Disbud) yang lebih intens berkomunikasi. “Mudah-mudahan kalau sudah final, insya Allah dapat dibuka untuk umum, bisa ke bastion BKB,” katanya, Rabu (4/2).
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sulaiman Amin, ketika dikonfirmasi soal perkembangan BKB dibuka untuk umum, menyarankan konfirmasi ke Dinas Pariwisata (Dispar). “Mengenai masalah BKB ke Dispar, bukan Disbud,” singkatnya, kemarin.
