Menyakiti Hati Masyarakat, Reaksi Amunisi Terkait Setwan Anggarkan Miliaran Servis Pimpinan DPRD Banyuasin
SEPI : Rumah jabatan Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, yang terlihat sepi dari luar. Bangunannya masih terlihat sangat layak.- FOTO: QUATA AKDA/SUMEKS-
BANYUASIN, SUMATERAEKSPRES.ID-Mencuatnya kabar Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin menganggarkan miliaran rupiah untuk menyervis pimpinan dewan setempat memantik reaksi aktivis Bumi Sedulang Setudung. Menurutnya, hal itu menyinggung perasaan masyarakat Banyuasin.
“Kondisi saat ini kurang tepat, pastinya menyakiti dan menyinggung hati masyarakat,” cetus Efriadi, Ketua Aliansi Masyarakat untuk Institusi (Amunisi) Banyuasin, Rabu (4/2).
Terlebih lagi, kondisi perekonomian disebutnya masih carut-marut. Tak lain karena masih adanya pemotongan transfer ke daerah oleh pemerintah pusat senilai ratusan miliar. “Harusnya anggaran itu ada baiknya dipergunakan untuk hal yang lebih penting seperti pembangunan jalan, ruang sekolah, dan lainnya,” imbuhnya.
Efriadi berharap Setwan jangan hanya mementingkan anggota DPRD Banyuasin, terutama pimpinan DPRD dengan menyediakan anggaran belanja natura-pakan natura, sewa mobil, pembangunan ruang/kantor pimpinan-yang mencapai miliaran rupiah. “Belum lagi giat-giat lain,” tegasnya.
Menurut dia, pastinya efisiensi yang tengah gencar dilakukan pemerintah pusat tidak dilaksanakan oleh Sekwan Banyuasin. “Kami kecewa sekali, apalagi tidak mengindahkan instruksi presiden,” sesal Efriadi.
BACA JUGA:Belanja Natura dan Pakan Natura Pimpinan DPRD Banyuasin Capai Miliaran Rupiah
BACA JUGA:2026, Dana Pokir Anggota DPRD Banyuasin Turun Drastis
Rencana Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin melakukan belanja pemeliharaan bangunan gedung-bangunan gedung kerja lainnya pimpinan DPRD, diharapkannya dapat dibatalkan. “Terlebih lagi rumah dinas sangat jarang dihuni atau ditunggu pimpinan,” bebernya.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin Erwin Ibrahim mengatakan, alokasi anggaran disusun dan dibahas bersama dengan DPRD. Kemudian terkait penggunaan anggaran yang ada di DPRD Banyuasin dapat ditanyakan kepada Sekwan selaku pengguna anggaran.
“Detailnya ke Sekwan,” imbaunya.
Sementara itu, Plt Sekwan Banyuasin Mutaba SP MM tidak lagi merespons saat coba dikonfirmasi, Rabu (4/2), kendati ponselnya dalam keadaan aktif. Sehari sebelumnya saat dikonfirmasi, dia mengajak ke kantornya, tapi tetap tidak bisa ditemui.
Begitu juga pimpinan DPRD Banyuasin. Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Abdul Rais kembali tak merespons saat dihubungi, Rabu (4/2). Sikap bungkamnya sama seperti sehari sebelumnya saat coba dikonfirmasi.
Hanya Wakil Ketua II DPRD Banyuasin Irian Setiawan SH MSi yang merespons saat dikonfirmasi Selasa (3/2). “Ketua DPRD bae, Dindo. Kito (dia) sekarang turun pangkat wakil,” imbuh Irian, yang pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin periode 2019–2024.
BACA JUGA:Dana Pokir DPRD Banyuasin Dipastikan Turun Drastis pada 2026
