Saksi Perjalanan 22 Tahun OKU Timur, Gubernur Deru Akui Pembangunan Merata
HUT OKUT: Gubernur dan Ketua TP PKK Sumsel disambut Tari Sekapur Sirih saat hadiri HUT ke-22 Kabupaten OKU Timur, kemarin.-FOTO: ABDULKHALID/SUMEKS-
OKU TIMUR, SUMATERAEKSPRES.ID -Rapat paripurna istimewa dalam rangka peringatan HUT ke-22 OKU Timur, Senin (19/1), menjadi momen emosional bagi Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru SH MM.
Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta ratusan tamu undangan, dia menegaskan hadir bukan sekadar hadir sebagai gubernur.
BACA JUGA:Dihadiri Gubernur Deru, DPRD OKU Timur Sukses Gelar Rapat Paripurna Peringatan HUT ke-22
BACA JUGA:Hadiri HUT OKU Timur ke 22, Gubernur Deru: Saya Saksi Perjalanan OKU Timur Sejak Masih 'Bayi'
Tapi sebagai saksi hidup perjalanan panjang Kabupaten OKU Timur. "Alhamdulillah, OKU Timur hari ini berusia 22 tahun. Saya saksi OKU Timur sejak masih 'bayi', bahkan sejak belum jadi kabupaten. 17 Januari 2004, OKU Timur resmi berdiri," ujar Deru di ruang rapat paripurna DPRD OKU Timur.
Ia mengajak seluruh hadirin menengok kembali kondisi OKU Timur di awal pemekaran. Pada 2004, OKU Timur termasuk daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Sumsel, di atas 18 persen. Infrastruktur rusak, keamanan belum stabil, dan listrik baru teraliri sekitar 64 persen. Banyak desa masih gelap gulita.
"Saat itu, tantangannya berat. Jalan hancur, keamanan belum kondusif, listrik belum merata. Tapi kami berkomitmen, bersama seluruh stakeholder, menjadikan OKU Timur daerah yang aman dan maju, agar ekonomi bisa bergerak," kenangnya. Perubahan besar mulai terasa beberapa tahun kemudian. Pada 2009, tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga satu digit.
Seiring itu, berbagai capaian pembangunan dan prestasi mulai bermunculan, terutama di sektor pangan. Di usia ke-22, Gubernur Deru mengaku terharu melihat lompatan kemajuan OKU Timur. Salah satu yang paling ia soroti adalah keberhasilan daerah ini meningkatkan produksi padi hingga menembus lebih dari satu juta ton gabah kering panen (GKP) per tahun.
Hal ini mengantarkan OKU Timur menempati peringkat ke-4 nasional sebagai kabupaten penghasil pangan. "Ini bukan capaian biasa. OKU Timur hari ini adalah salah satu penopang swasembada pangan nasional. Prestasi ini harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan," tegasnya.
Dia mengingatkan, prestasi tidak akan berarti tanpa kekompakan. Deru berpesan agar soliditas antara Forkopimda, pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat terus dijaga. "Pesan saya satu: jaga kekompakan. Kalau kita kompak, pembangunan akan berkelanjutan. Evaluasi terus apa yang kurang, perbaiki, lalu rencanakan langkah ke depan dengan lebih matang," ujarnya.
Dalam pandangan Gubernur, kemajuan OKU Timur saat ini bukan hanya terlihat di pusat kota, tetapi relatif merata hingga ke pelosok. Ia bahkan mengakui pertumbuhan ekonomi OKU Timur telah melampaui angka 5,4 persen, mencerminkan geliat pembangunan dan ekonomi rakyat yang semakin kuat.
"Saya harus jujur mengatakan, OKU Timur sekarang maju dan relatif merata. Ini buah dari konsistensi, kerja keras, dan kebersamaan," katanya. Usai hadiri rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD OKU Timur Hermanto SE MM itu, Gubernur membuka Bazar UMKM Zona I di Taman Tani Merdeka Martapura.
"Saya berharap UMKM OKU Timur terus naik kelas. Kalau UMKM kuat, ekonomi daerah akan semakin kokoh, dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat," pungkasnya.
Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM memaparkan berbagai capaian pembangunan yang diraih sejak daerah ini berdiri. Menurutnya, selama 22 tahun, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat terus melakukan akselerasi pembangunan melalui inovasi serta optimalisasi potensi daerah.
