LAHAT, SUMATERAEKSPRES.ID-Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Lahat terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandiriannya.
Di bawah kepemimpinan Kepala Bapas Perimansyah, S.Sos., M.M., Bapas Lahat meluncurkan program budidaya ikan dalam ember (budikdamber).
BACA JUGA:Hadirkan Pusat Edukasi Perikanan Terintegrasi, Bangkitkan Semangat Budidaya Ikan Lokal
BACA JUGA:Transformasi PETI melalui Panen Bersama Budidaya Ikan Nila
Program ini menjadi langkah nyata mendukung ketahanan pangan dan keterampilan ekonomi produktif.
Sebanyak 20 ember budidaya telah disiapkan dan mulai dikelola bersama warga binaan Bapas.
Program ini dirancang agar warga binaan memiliki keahlian baru yang bisa diterapkan saat kembali ke masyarakat, sekaligus menjadi peluang usaha rumahan yang mudah dijalankan.
“Program ini bukan sekadar kegiatan, tetapi investasi keterampilan untuk masa depan para warga binaan. Kami ingin mereka memiliki bekal ekonomi yang nyata dan mampu mandiri,” ujar Perimansyah, Kamis (20/11).
Inisiatif ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, salah satunya mendorong swasembada pangan nasional.
Melalui budikdamber, warga binaan tidak hanya mempelajari teknik budidaya ikan, tetapi juga manajemen usaha kecil dan pemanfaatan lahan sempit secara produktif.
BACA JUGA:Penuhi Kebutuhan Warga, Buka Peluang Ekonomi Baru, Kembangkan Budidaya Ikan Patin
BACA JUGA:Program GSMP Dorong Warga Muara Dua Kembangkan Budidaya Ikan
Program tersebut turut mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Lahat, yang saat ini tengah menggalakkan berbagai gerakan peningkatan ketahanan pangan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, Bapas Lahat berharap warga binaan dapat lebih percaya diri, produktif, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi lokal setelah selesai menjalani masa pembimbingan. (gti/)