SUMATERAEKSPRES.ID – Pembangunan jaringan jalan tol di Sumatera Selatan (Sumsel) kini semakin mempermudah mobilitas warga dan distribusi logistik antar daerah. Sejumlah ruas tol yang menjadi bagian dari Tol Trans Sumatera sudah beroperasi penuh dan terus dikembangkan, mulai dari Palembang–Indralaya, Kayu Agung–Palembang–Betung, hingga Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung.
Jaringan tol ini tidak hanya mempercepat perjalanan lintas provinsi, tetapi juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah Palembang, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, hingga ke arah Lampung.
Berikut rincian ruas dan tarif tol terbaru di Sumsel per Oktober 2025.
BACA JUGA:Dampak Tol Sumsel terhadap Ekonomi Lokal, UMKM Untung atau Tergusur?
BACA JUGA:Antisipasi Kecelakaan di Tol Sumsel: Bahaya Microsleep dan Pentingnya Istirahat Pengemudi
1. Tol Palembang – Indralaya
Ruas tol ini menjadi penghubung utama antara Kota Palembang dengan Kabupaten Ogan Ilir. Tol ini memiliki panjang sekitar 22 kilometer.
-
Tarif Golongan I (mobil kecil): Rp 27.000
-
Golongan II–III: Sekitar Rp 40.500
-
Golongan IV–V: Rp 54.000
Tol ini merupakan bagian penting dari jaringan Trans Sumatera dan dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero).
Ruas ini kerap menjadi pilihan utama warga yang bekerja di Palembang namun berdomisili di Indralaya dan sekitarnya.
BACA JUGA:Jalan Tol Palembang–Jambi Bakal Pangkas Waktu Tempuh Jadi 2 Jam, Dongkrak Ekonomi Sumsel dan Jambi
2. Tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Kapalbetung)
Tol Kapalbetung menjadi penghubung antara Kayu Agung hingga Palembang dan diteruskan ke arah Betung, Banyuasin.
Ruas sepanjang ±111,7 km ini menjadi bagian vital dari Tol Trans Sumatera.
-
Kategori :