Waspada, 2025 Lebih Kering dari 2024!, Efisiensi, Siaga Dua Bulan

Rabu 23 Apr 2025 - 20:03 WIB
Reporter : Akda
Editor : Edi Sumeks

BANYUASIN, SUMATERAEKSPRES.ID - Kepala BPBD Banyuasin, Reza Agus Perdana mengingatkan, kemarau Tahun 2025 ini kemungkinan lebih kering dibandingkan Tahun 2024 lalu. Artinya, tingkat kerawanan akan terjadinya karhutla lebih tinggi.

Oleh sebab itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan dengan membakar dan lainnya. "Kita akan sosialisasikan,"tegasnya.

Untuk daerah beberapa kecamatan yang rawan karhutla yaitu Pulau Rimau, Tungkak Ilir, Tanjung Lago, Rambutan, Rantau Bayur dan Sembawa sebagian Talang Kelapa, Banyuasin I dan Muara Sugihan.

Lebih  lanjut ia mengatakan, dampak dari efisiensi, posko karhutla di wilayah Kabupaten Banyuasin hanya akan disiagakan selama dua bulan saja.

Hal ini tentunya mengalami penurunan, karena pada 2024 yang lalu posko-posko karhutla disiagakan  selama empat bulan.

"Ini dampak efisiensi,"kata Reza.

BACA JUGA:Remaja Belum Perlu Pelembab, Awas, Kemarau Bikin Kulit Iritasi

BACA JUGA:Kodim 0405/Lahat Sukses Menanam Cabai di Tengah Kemarau Panjang, Ini Kata Dandim!

Oleh karena itu, personel posko karhutla yang terdiri personel TNI/Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, TRC dan Desa Peduli Api, mulai siaga diperkirakan pada bulan Agustus dan September.

"Karena itu puncak karhutla,"bebernya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin menyiagakan 7 posko dari Kecamatan Banyuasin yang ditempatkan di daerah-daerah yang rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Reza menambahkan pada Tahun 2025 ini, diperkirakan pada bulan Mei sudah mulai masuk siaga karhutla."Mei mulai siaga,"tukasnya.

Siaga karhutla itu diperkirakan juga sampai November mendatang, tapi tentunya juga tergantung data BMKG. "Bisa berubah cuaca,” ucapnya.

Diketahui, kejadian kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2015 di Kabupaten Banyuasin menjadi sejarah kelam Banyuasin, karena terbakar sekitar 141.124 hektare dan dampaknya hingga nasional bahkan internasional.

Kategori :