Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

Minggu 16 Feb 2025 - 21:58 WIB
Reporter : tim
Editor : Edi Sumeks

JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID – Ditengah upaya efisiensi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan program-program prioritas tetap berjalan. Mulai dari program beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), lalu gaji dan tunjangan pegawai serta guru non-ASN, maupun program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Kemudian program peningkatan vokasi untuk menghasilkan lulusan siap kerja, lalu program perlindungan dan pengembangan bahasa daerah agar tetap lestari. Program akreditasi sekolah guna menjamin mutu pendidikan, serta program pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan diselenggarakan pada November 2025.

Pemerintah juga akan tetap berfokus pada pembangunan dan revitalisasi sekolah di mana pengalihan anggaran masih menunggu penyelesaian Inpres.

Mu'ti mengatakan bahwa Kemendikdasmen melakukan penyesuaian anggaran dari Rp33,5 triliun menjadi Rp26,227 triliun dan ini masih dimungkinkan untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut untuk penggunaannya. "Langkah ini tetap memperhatikan keberlanjutan program pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik," tuturnya. 

Sementara, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menegaskan bahwa gaya hidup sederhana digalakkan di lingkungan pegawai Kemendikdasmen. “Termasuk agar semua penerbangan menggunakan kelas ekonomi, tidak terkecuali untuk Menteri, Wakil Menteri, dan pejabat eselon I," ujarnya.

BACA JUGA:Kemenag Pastikan Anggaran Beasiswa Pendidikan Tetap Dialokasikan

BACA JUGA:SMBR Lakukan Sinergi Pendidikan dan Industri untuk Pengembangan SDM Berkualitas

Pihaknya juga akan meningkatkan transparansi dalam penggunaan anggaran ini kemudian optimalisasi penggunaan dana dilakukan tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan. Dia menegaskan bahwa langkah tersebut untuk memastikan bahwa alokasi dana difokuskan pada program-program prioritas yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan. 

“Kegiatan luring akan dijadikan daring layaknya seperti ketika masa pandemi Covid-19,” ujarnya. 

Kategori :