Dendam Lama

Selasa 07 Feb 2023 - 00:45 WIB
Reporter : admin
Editor : admin

TANGIER- Duel panas akan tersaji pada semifinal Piala Dunia Antarklub 2022. Mempertemukan juara Copa Libertadores 2022, Flamengo melawan wakil Asia,  Al-Hilal.

Bentrok yang bakal digelar di Ibn Batouta Stadium, dini hari nanti (8/2) itu diprediksi berlangsung sengit. Sebab, kedua tim merupakan musuh bebuyutan.

Sebelumnya, keduanya pernah bertemu pada edisi 2019. Bermain di Qatar, kedua klub juga bersua di babak semifinal. Saat itu, Al Hilal harus mengakui keunggulan  Flamengo.

Klub Brasil itu menang 3-1 berkat gol Giorgian de Arrascaeta, Bruno Henrique, dan bunuh diri Ali Al-Bulaihi yang dibalas sekali oleh Salem Al-Dawsari.

Meski miliki dendam lama, Pelatih Al Hilal Ramon Díaz  menegaskan laga di Ibn Batouta Stadium, Tangier ini akan sangat sulit bagi anak asuhnya. Menurutnya, Flamengo adalah tim besar yang sulit ditaklukkan.

“Mereka melakukannya dengan sangat baik, ini adalah tim besar dan klub besar. Sangat sulit untuk bermain dengan mereka, “ kata  Ramon Díaz dikutip dari In Magazine.

Namun, pelatih asal Argentina itu memberikan garansi,  klub Arab Saudi itu sudah menunjukkan daya tarung luar biasa menghadapi  tim tuan rumah Wyad Casablanca.

Pada laga putaran kedua itu, Al Hilal sempat tertinggal lebih dulu setelah dijebol Ayoub El Amloud di menit ke-52. Mohamed Kanno kemudian menyamakan kedudukan melalui titik putih di menit ke-94 sebelum Al Hilal menang 5-3 dalam drama adu penalty.

“Mari kita coba lakukan pekerjaan kita. Ini akan menjadi permainan untuk dinikmati. Kami tahu apa itu Flamengo. Ini akan menjadi jenis permainan yang berbeda, kedua tim akan saling menyerang,” ujar Ramon Díaz.

Gagal membawa pulang gelar di kesempatan pertama 2019 saat mereka kalah 0-1 dari Liverpooll, Flamengo sementara itu berharap kembali ke final untuk menantang pemenang antara Real Madrid versus Al Ahly.

Dalam 18 edisi sebelumnya, tim dari CONMEBOL telah mencapai final sebanyak 13 kali. Akan tetapi, sejak Corinthians mengalahkan Chelsea pada 2012, tidak ada lagi yang bisa meraih gelar.

Makanya, Flamengo yang memenangkan Piala Interkontinental 1981, sangat berambisi menjadi juara di edisi 2022 ini. “Ini adalah kesempatan unik, saya berharap kami bisa keluar dari sini sebagai juara,” kata pemain Flamengo, Thiago Maia di ESPN Brasil.

Pemain Flamengo lainnya, Pedro menegaskan, pelatih Vítor Pereira sudah membuat mereka berkembang dengan baik. Makanya, ia cukup percaya diri menyambut laga Piala Dunia ini.

"Kami telah banyak berkembang bersama Vítor Pereira. Saya harap kami juga memenangkan gelar bersamanya. Saya berharap bisa mencetak gol di Piala Dunia, tapi yang paling penting adalah pergi dengan gelar,” katanya di ESPN. (amr/gsm)

Tags :
Kategori :

Terkait