Target Jadi Kota Terinovatif

Selasa 03 Oct 2023 - 19:50 WIB
Reporter : Edi Purnomo
Editor : Edi Purnomo

*Di Indonesia, Kurun Waktu 3 Tahun

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Kota Palembang ditarget dalam 3 tahun ke depan dapat mewujudkan diri menjadi kota terinovatif se-Indonesia. Untuk itu penting sekali pelaksanaan mengikuti Roadmap Sistem Inovasi Daerah (SIDA) 2024-2026.

Penelitian Ahli Madya BRIN, Dr Drs Herie Saksono MSi menyampaikan Roadmap SIDA merupakan instrumen yang memberikan panduan selama 3 tahun ke depan pada 2024, 2025, dan 2026. “Roadmap sebelumnya 2018-2023 untuk Kota Palembang sudah berjalan dan hari ini (kemarin, red) kita bahas bagaimana lanjutannya,” tegasnya pada FGD (Focus Group Discussion) di Kantor Bappeda Palembang, kemarin.

Sejauh ini, hasil Roadmap SIDA 2018-2023 sudah sangat bagus,  bahkan berubah total dari 2018 hanya 8 inovasi sekarang sudah ratusan. “Perkembangan menggunakan roadmap ini sangat terasa signifikansinya terutama dari 2018 ke 2019 dan 2020. Itu kenaikannya bisa dikatakan lebih dari 100 persen," ujarnya.

Karenanya untuk Roadmap SIDA 3 tahun ke depan, targetnya Kota Palembang menjadi kota terinovatif di Indonesia. "Targetnya Palembang ranking satu lah," ujarnya. Sebab dari Inovatif Goverment Awards (IGA) dan Indeks Inovasi Daerah itu ada peringkat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Kalau di provinsi itu diambil 5 besar, kabupaten/kota 10 besar, dan kita target 2026, Palembang menjadi nomor satu," jelasnya lagi. Walau saat ini Palembang sudah termasuk kota ter inovatif, tapi belum nomor satu. Untuk mewujudkan diri sebagai kota ter inovatif di Indonesia, Palembang harus melakukan sejumlah langkah.

Pertama merapikan regulasi terkait inovasi ini dan beberapa regulasi harus dibuat. Kedua konsolidasi terhadap seluruh pemangku kepentingan. "Kita sebutnya ini Innovation Hub itu mengumpulkan 12 elemen masyarakat menjadi satu, seperti akademisi, bisnis grup, komunitas kreatif, lembaga-lembaga donor, wirausaha/enterpreneur, lembaga keuangan, dan perbankan, pemerintah pusat-daerah, investor, pasar, market, industri, ekonomi agents, pers dan masyarakat selaku penerima manfaat. "Maka saya sarankan buat pertemuan difasilitasi Bappeda," tukasnya.

Sekretaris Bappeda Kota Palembang, Yusfa Apriani menambahkan FGD kali ini akan menjadi kajian untuk ditindaklanjuti daerah, khususnya Kota Palembang. "Apa yang tadi juga disarankan dan kita diskusikan bersama BRIN kita tampung dan bahas bersama OPD-OPD lain," sampainya. Berdasarkan data, jumlah inovasi Kota Palembang yang sudah di Perwali kan ada sebanyak 260 inovasi dari berbagai OPD. (tin/fad)

Tags :
Kategori :

Terkait