Hari Tanpa Bayang Terjadi Lagi

Jumat 08 Sep 2023 - 19:06 WIB
Reporter : Edi Purnomo
Editor : Edi Purnomo

*Pada 23 September 2023 Mendatang

PALEMBANG , SUMATERAEKSPRES.ID- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami fenomena hari tanpa bayangan. Fenomena tersebut terjadi dua kali pada tahun 2023 ini.

Fenomena hari tanpa bayangan lantaran posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator.

Hari tanpa bayangan atau dikenal juga kulminasi (transit/istiwa) terjadi pada saat matahari tepat berada di posisi tertinggi di langit.

“Fenomena hari tanpa bayangan terjadi ketika matahari berada tepat di atas kepala pengamat atau titik zenith.

Saat itulah bayangan dari semua benda-benda yang berdiri tegak seolah-olah menghilang atau tak terlihat,” ujar Sinta Andayani, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG SMB II Palembang, kemarin.

Dia menjelaskan fenomena ini biasa terjadi setiap tahun, jadi memang ini hal yang sudah biasa.

Kalaupun ditanyakan apakah ada perbedaan dengan hari biasanya, kemungkinan suhu akan sedikit lebih tinggi dibanding hari biasanya.

Tetapi dapat dilihat juga fenomena alam lain, misalkan lantaran ketutupan awan, daerah tersebut menjadi biasa saja.

Jadi sambung Sinta, ketika pada titik equator tersebut seperti tanpa bayangan.

"Tahun ini diperkirakan terjadi pada 23 September 2023 yang akan datang di Palembang. Pada tanggal tersebut persis di nol equator," jelasnya.

Kendati demikian, lanjut Sinta, hal ini tidak berdampak bagi cuaca maupun masyarakat.

"Biasa saja karena setahun terjadi dua kali. Cuman memang temperatur udara sedikit naik.

Itu karena sudut radiasi dari matahari memang agak lurus sehingga menyebabkan suhu udara sedikit lebih panas.

Tapi juga bergantung pada tutupan awan, kalau ada awan atau musim hujan tidak terasa kenaikan temperatur udaranya," tandasnya. (iol/fad/)

Tags :
Kategori :

Terkait