JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan menyiapkan tambahan pasokan gas bumi dari Lapangan Sengeti.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memanfaatkan stranded gas atau cadangan gas yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal agar dapat memasok kebutuhan energi di dalam negeri.
BACA JUGA:HUT ke-61 Tahun, PGN Perkuat Infrastruktur dan Pasokan Gas untuk Ketahanan Energi Nasional
BACA JUGA:Laba Bersih PGN Tumbuh 46 Persen
Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN akan mengintegrasikan pasokan gas dari Lapangan Sengeti ke jaringan distribusi gas bumi yang telah dimiliki.
Potensi pasokan dari lapangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pasokan gas dari Lapangan Sengeti ditargetkan mulai mengalir pada kuartal IV tahun 2028. Gas tersebut akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan industri dan pembangkit listrik yang terus meningkat.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan, pemanfaatan stranded gas merupakan salah satu upaya perusahaan menjaga keandalan pasokan gas bumi bagi pelanggan domestik di tengah tantangan ketersediaan energi.
"Gas dari Lapangan Sengeti akan menambah pasokan gas pipa. PGN memastikan kesiapan infrastruktur maupun aspek komersial sesuai standar dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Dikatakannya, optimalisasi Lapangan Sengeti tidak hanya memperkuat pasokan energi nasional, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui pengembangan bisnis pengolahan (processing) gas di wilayah tersebut.
Selain memperkuat ketahanan energi, proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Pemanfaatan lapangan gas yang sebelumnya dinilai kurang ekonomis dapat meningkatkan penerimaan negara, mendukung pengembangan lapangan migas baru, sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan gas bumi untuk kebutuhan domestik,” katanya.
Pihaknya menilai langkah tersebut juga akan memberikan efek berganda terhadap industri migas nasional.
Pemanfaatan stranded gas diharapkan mampu mendukung target pemerintah dalam meningkatkan lifting gas bumi, sekaligus mendorong investasi dan kegiatan eksplorasi di sektor hulu.
"PGN berkomitmen memperoleh pasokan gas dari berbagai sumber dengan tetap mengoptimalkan potensi domestik.