LUBUKLINGGAU, SUMATERAEKSPRES.ID - Halaman rumah Santi, warga Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau I, memang tak luas. Bahkan rumahnya langsung menuju jalan. Tetapi hal ini tak menyurutkan keinginannya untuk menanam.
Karena lahan tak punya, Santi memanfaatkan sisi depan teras rumahnya untuk menanam tanaman cabai. Santi menggunakan polybag sebagai media tanaman.
BACA JUGA:Pakai Polybag, Lebih Efektif BACA JUGA:Tanam Tomat Ceri Dalam Polybag, Lengkapi Tanaman Cabai Rawit, Seledri, dan Bawang MerahSejumlah polybag terpasang di teras rumahnya. Isinya tanaman cabai. "Ini cabai jenis rawit setan, yang rasanya sangat pedas," kata Santi didampingi anak perempuannya saat merawat dan menyiram tanaman cabainya.
Tanaman cabai tumbuh subur meski ditanam di dalam polybag. Perawatannya tak terlalu sulit. Santi hanya menyiram tanaman dan sedikit memberi pupuk. Itu pun pupuk kandang. Terkadang jika ada tumbuhan pengganggu seperti rumput, dia bersihkan.
Santi memang hobi menanam tanaman. Bahkan bibit cabai yang ditanamannya dibawa dari Solok, Sumatera Barat. ‘’Saat pindah sini, kami bawa sekalian ada beberapa polybag. Karena memang anak saya ini merawat cabai ini sejak kecil," ujarnya.
BACA JUGA:Budidaya Seledri Polybag di Musi Rawas, Praktis dan Hemat Lahan
BACA JUGA:Tanam Cabai di Polybag, Warga Desa Celikah Optimistis Raup Cuan di Musim Hujan
Apa yang dilakukan Santi inilah salah satu semangat, progam Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang dicanangkan Gubernur Sumsel H Herman Deru.
Yakni memanfaatkan perkarangan, untuk menanam tanaman bermanfaat. Dengan harapan sedikit bisa membantu kebutuhan dapur. (lid/)