LIVERPOOL, SUMATERAEKSPRES.ID – Pertandingan panas pekan ke-30 Liga Inggris akan tersaji di Anfield, Minggu (15/3) pukul 23.30 WIB, live Vidio.
Duel klasik antara Liverpool melawan Tottenham Hotspur diprediksi berlangsung sengit, meski kedua tim datang dengan kondisi berbeda di klasemen dan performa.
BACA JUGA:Stadium of Light Memanas! Sunderland Uji Mental Liverpool
BACA JUGA:Derbi London Utara: Tottenham vs Arsenal, Pekan ke-27
The Reds memiliki kenangan manis dari pertemuan di stadion legendaris tersebut musim lalu. Saat itu Liverpool berpesta gol 5-1 atas Spurs, kemenangan yang memastikan mereka mengunci gelar juara liga.
Atmosfer Anfield yang terkenal dengan tekanan dari tribun The Kop kembali diharapkan menjadi senjata utama tuan rumah. Namun perjalanan Liverpool musim ini tidak sepenuhnya mulus.
Pasukan Arne Slot sempat mencatat tiga kemenangan beruntun di liga sebelum takluk dramatis dari Wolverhampton Wanderers. Hasil itu membuat Liverpool masih berjuang keras menembus zona top four dan tiket Liga Champions.
Slot menegaskan timnya harus tampil agresif sejak menit awal dengan pressing tinggi dan transisi cepat dari lini tengah.
"Kami harus menguasai tempo pertandingan dan bermain dengan intensitas tinggi di Anfield," ujar Arne Slot, melansir Daily Mail.
Ia berharap anak asuhnya mampu memaksimalkan peluang lewat skema build-up play dan counter attack tajam. Di sisi lain, Tottenham datang ke Merseyside dengan kondisi memprihatinkan.
Tim London Utara itu belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di liga, membuat mereka terperosok di papan bawah klasemen. Situasi tersebut menambah tekanan bagi pelatih anyar Igor Tudor.
Tudor mengakui laga di Anfield akan menjadi ujian berat bagi timnya yang sedang kehilangan kepercayaan diri.
"Kami tahu Liverpool sangat kuat di kandang, tetapi kami harus menunjukkan karakter dan bermain lebih disiplin di lini pertahanan," kata Igor Tudor.
Dari sisi pemain, duel lini depan diprediksi menjadi sorotan. Bintang Liverpool Mohamed Salah siap memimpin serangan bersama lini ofensif yang dikenal tajam dalam skema high pressing.
"Kami ingin menang di depan fans sendiri. Atmosfer Anfield selalu memberi energi ekstra," kata Mohamed Salah.