LIVERPOOL, SUMATERAEKSPRES.ID - Duel panas pekan ke-28 Premier League akan tersaji di Stadion Anfield, Liverpool, Sabtu (28/2) pukul 22.00 WIB, live Vidio.
Liverpool menjamu West Ham United dalam laga krusial yang bisa memengaruhi peta persaingan papan atas dan zona degradasi.
BACA JUGA:Manchester United Catat Start Terburuk Sejak Era Premier League, Hanya Raih 12 Poin di 10 Laga
BACA JUGA:Premier League Makin Sulit Ditebak Usai Manchester City Gagal Menundukkan Chelsea
The Reds memburu tiket Liga Champions, sementara The Hammers berjuang menjauh dari jurang Championship. Pasukan Arne Slot datang dengan kepercayaan diri tinggi usai dua kemenangan beruntun 1-0 di liga.
Gol dramatis menit ke-97 pekan lalu kembali menegaskan karakter mereka sebagai “raja injury time”.
“Kami tahu tekanan ada di setiap pertandingan, tapi fokus kami hanya tiga poin,” tegas pelatih Liverpool, Arne Slot. Konsistensi di momen akhir jadi senjata utama tuan rumah musim ini.
Meski begitu, posisi Liverpool belum sepenuhnya aman. Mereka masih tercecer di papan atas dan bersaing ketat dengan rival-rival langsung untuk zona empat besar.
Performa di kandang pun terbilang naik-turun, membuat laga ini tak bisa dianggap formalitas meski rekor pertemuan memihak Merseyside Merah.
Secara head-to-head, Liverpool dominan. Mereka hanya sekali kalah dalam 19 pertemuan liga terakhir kontra West Ham.
Anfield juga bukan tempat ramah bagi tim tamu asal London tersebut. Statistik itu menjadi modal psikologis penting bagi Mohamed Salah dan kolega untuk kembali tampil agresif sejak menit awal.
Namun West Ham datang bukan tanpa perlawanan. Tim asuhan Nuno Espirito Santo mulai menemukan momentum dengan raihan poin signifikan dalam enam laga terakhir.
“Kami datang ke Anfield tanpa rasa takut. Kami butuh poin dan akan bermain berani,” ujar Nuno.
The Hammers saat ini masih tertahan di zona merah, hanya terpaut tipis dari batas aman. Menariknya, West Ham termasuk tim yang produktif di babak pertama musim ini.
Sebaliknya, Liverpool justru kerap lambat panas sebelum menggila di paruh kedua laga. Pertarungan tempo sejak kick-off diyakini akan menentukan arah pertandingan—apakah tuan rumah kembali mengandalkan late goal, atau tim tamu mencuri momentum lebih dulu.