KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Untuk memutus mata rantai penyebaran Kasus Tuberkulosis di OKI , Dinas Kesehatan mengajukan usulan untuk dua bulan isolasi ke Kementerian Kesehatan RI. ‘’Kemenkes sendiri menyambut positif tapi kita harus menyiapkan sarana dan prasarananya,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan OKI, H Iwan Setiawan.
Dikatakan, pihaknya mengusulkan itu di akhir tahun lalu dan perlu bantuan alat kesehatan dari pusat. Sebelumnya, pihaknya mendapat pinjaman alat rontgen mobile. Hasilnya luar biasa banyak sekali ditemukan kasus TB baru.
‘’Akhir tahun lalu tercatat di OKI ada 2.300 kasus TB. Jumlah ini banyak sekali dan diprediksi masih akan ada ditemukan kasus TB baru,’’ ujarnya.
TB memang banyak menyerang usia produktif. ‘’Untuk anak-anak ada juga yang mengalami penyakit TB. Kalau memang rutin minum obat penyakit ini bisa sembuh,’’ ujarnya.
BACA JUGA:Edukasi Bahaya Penyakit Tuberkulosis
BACA JUGA:Puskesmas Mulai Terima Cek Kesehatan Gratis, Dari Pemeriksaan IVA hingga Tuberkulosis
Untuk itu, pihaknya sangat berharap Kemenkes bisa membantu alat rontgen mobile sehingga petugas di lapangan bisa melakukan deteksi TB hingga ke pelosok desa." Kalau pemerintah sudah memberikan support ini kami berharap tahun ini alat tersebut bisa dibantu," ujarnya yang menyebutkan petugas terus melakukan skrining TB di lapangan. (uni/lia)