Trafik Melonjak, Jaringan Tetap Stabil

Rabu 07 Jan 2026 - 19:34 WIB
Reporter : Ardila
Editor : Edi Sumeks

JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID  – Konsumsi digital masyarakat kian tak terbendung. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat lonjakan trafik data nasional double digit sepanjang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Pada periode 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, trafik data meningkat sekitar 15 persen dibanding hari normal dan melonjak lebih dari 20 persen dibanding periode Nataru tahun sebelumnya. 

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan, kenaikan ini mencerminkan semakin masifnya aktivitas digital masyarakat. Tak hanya di kota besar, tetapi juga di kawasan wisata dan daerah penyangga ekonomi baru. Meski trafik melonjak signifikan, Indosat memastikan kualitas jaringan tetap andal. 

“Hal ini didukung kesiapan infrastruktur di ribuan titik strategis serta optimalisasi jaringan berbasis Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat kendali jaringan yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau performa jaringan secara real time,” jelasnya.

Pemanfaatan AI memungkinkan penyesuaian kapasitas dilakukan secara cepat dan adaptif di wilayah yang mengalami lonjakan trafik, sehingga pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap menikmati layanan data stabil, khususnya untuk aktivitas video streaming dan gaming selama libur panjang. “Peningkatan penggunaan data tak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga di destinasi wisata, pusat ekonomi baru, hingga wilayah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas. Ini menunjukkan jangkauan layanan Indosat semakin luas,” ujarnya.

BACA JUGA:Digitalisasi SPKLU, Percepat Ekosistem EV, PLN Gandeng Indosat Business

BACA JUGA:Mantap! Indosat Jaga Kualitas Jaringan Saat Idulfitri, Trafik Data Nasional Naik Hingga 21 Persen

Mengantisipasi puncak trafik, Indosat memperkuat kapasitas jaringan di sejumlah wilayah dengan pertumbuhan tertinggi. Di antaranya Bogor, Sukabumi, dan Tangerang di Jabodetabek; Garut, Bandung, dan Klaten di Jawa; Denpasar, Badung, dan Tabanan di Bali Nusra; serta Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Banyuasin di Sumatera. 

Penguatan juga dilakukan di Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sanggau, serta wilayah Gowa, Maros, dan Bulukumba di Sulawesi. Selama periode Nataru, lima aplikasi dengan lonjakan penggunaan tertinggi tercatat TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube. Kinerja ini ditopang lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan BTS 4G mencapai 7,7 persen secara tahunan. 

Kategori :