Lahat, SUMATERAEKSPRES.ID - Memasuki masa pancaroba, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mulai meningkat di beberapa wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Lahat.
Kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat daya tahan tubuh, terutama pada anak-anak, lebih mudah menurun.
BACA JUGA:12 Gejala ISPA yang Wajib Diwaspadai
BACA JUGA:Musim Pancaroba Waspada ISPA, Tips Agar Tetap Sehat
Pihak puskesmas mencatat meningkatnya pasien anak yang datang dengan keluhan batuk, pilek, dan demam dalam dua pekan terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Lahat Taufiq M Putra didampingi Kabid P2P Heni Laksemi mengingatkan bahwa anak-anak menjadi kelompok paling rentan terserang ISPA.
"Saat pancaroba, virus mudah berkembang. Anak-anak cepat tertular karena imunitasnya belum sekuat orang dewasa," ujarnya, kemarin (10/12).
Lebih lanjut ia mengatakan masyarakat diminta lebih waspada terhadap penyakit ISPA dengan menjaga pola hidup sehat.
Ia juga menyarankan warga untuk rutin berolahraga, mencukupi kebutuhan cairan, dan memastikan anak beristirahat dengan baik.
“Selain itu, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika gejala tidak membaik,” tegasnya.
Petugas kesehatan juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyakit lain seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) yang juga meningkat pada musim hujan.
"Cuaca tidak menentu, jadi kesehatan harus ekstra dijaga. Jangan tunggu sakit baru ke puskesmas," tambahnya.
BACA JUGA:Cuaca Pancaroba Bikin Warga Palembang Rentan Terserang Influenza A
BACA JUGA:Musim Pancaroba Waspada ISPA, Tips Agar Tetap Sehat
Sementara itu Kepala Puskesmas Jarai dr Hj Ica Paramitri MKes terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk mengantisipasi lonjakan kasus dan mengajak warga tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).