SMAN 8 Palembang Siap Kejutkan Honda DBL 2025 South Sumatera
KEJUTAN: Anggota Tim Basket SMA Negeri 8 siap memberikan kejutan di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sumatera. Foto : Ist--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Ada yang bilang DBL itu ajang penuh kejutan, tapi kali ini kejutan itu bisa saja datang dari tim basket SMAN 8 Palembang.
Dengan 9 pemain berpengalaman yang kembali turun di musim ini, mereka siap bikin lawan ketar-ketir di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sumatera.
BACA JUGA:Smandala Mutiara Menyala!, Jelang Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sumatera
Nah, SMAN 8 Palembang, yang akrab dijuluki Infinito, tengah memanaskan mesin jelang gelaran basket paling bergengsi antar pelajar, Honda DBL 2025 South Sumatera.
Tim yang bermarkas di Jl. Pertahanan III, Seberang Ulu II, Palembang ini datang bukan sekadar untuk tampil, tapi untuk membuktikan bahwa mereka layak masuk daftar kandidat juara.
Dilatih oleh Coach Alfriansya, tim ini dipimpin oleh kapten karismatik Achmad Arrasdin. Menariknya, 9 dari skuad musim ini adalah pemain yang sudah pernah mencicipi panasnya persaingan DBL di satu atau dua musim terakhir.
Nama-nama seperti Rezky Langit Ramadhan, M Raka Thoriqo, hingga Muhammad Hafisz Andrea siap memanfaatkan pengalaman itu untuk membawa tim lebih jauh.
Menjelang DBL, Infinito tak sekadar berlatih rutin. Mereka turun di berbagai pick-up games melawan SMA dan klub basket lain.
Hasilnya? Tidak main-main, juara 1 dan 2 di beberapa ajang, serta juara 3 di turnamen SMA Banyuasin. "Ajang-ajang itu bikin kami makin kompak dan tahu karakter permainan satu sama lain," ungkap Arrasdin.
Latihan pun dijalankan dengan disiplin. Tiga kali seminggu, lapangan basket sekolah menjadi saksi bagaimana Rezky dan kawan-kawan memoles strategi, memperkuat defense, dan mempertajam tembakan tiga poin.
"Kami latihan bukan cuma untuk fisik, tapi juga mental. Karena di DBL, mental itu segalanya," kata Coach Alfriansya.
Soal lawan yang diwaspadai? Kapten tim menjawab tanpa ragu, "Nggak ada yang spesial. Siapa pun lawannya, pasti kami hadapin."
Jawaban ini mencerminkan mental baja Infinito, yang tak mau terjebak pada rasa takut terhadap reputasi tim lain.
